Siswa SD Tenggelam di Way Pisang Way Kanan
Rafli Nanda Saputra (10), siswa kelas 3 SDN 1 Way Pisang tewas tenggelam saat bermain di sungai Way Pisang di Kecamatan Way Tuba, Way Kanan, Rabu (4/12/2019). Foto: Sandi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Way Kanan-Rafli Nanda Saputra (10), siswa kelas 3 SDN 1 Way Pisang tewas tenggelam saat bermain di sungai Way Pisang di Kecamatan Way Tuba, Way Kanan, Rabu (4/12/2019)
Kapolsek Way Tuba, IPTU Saiful Nawas menyampaikan awalnya korban Rafli Nanda Saputra (10) bermain bersama 2 orang temannya mencari ikan di lokasi kejadian.
“Pada saat korban tenggelam, kedua temannya bergegas mencari pertolongan. Lalu bertemu dengan seorang warga bernama Ari. Ari dengan sigap menyuruh kedua anak tersebut kembali ke rumah mengabarkan kepada kedua orang tua Rafli,” kata kapolsek.
Selanjutnya, Ari dibantu beberapa warga yang kebetulan berada di sawah mencari keberadaan korban. Akhirnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar sungai sedalam 1,5 meter.
Saat petugas medis datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal. ”Keluarga korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah, sehingga tidak dilakukan otopsi pada jenazah," terangnya. (Sandi)
Berita Lainnya
-
Gubernur Lampung Terima Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan dalam Jamuan Hangat, Bahas Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan
Minggu, 29 Maret 2026 -
Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
Minggu, 29 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026 -
Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni
Minggu, 29 Maret 2026
Kupastuntas.co, Way Kanan-Rafli Nanda Saputra (10), siswa kelas 3 SDN 1 Way Pisang tewas tenggelam saat bermain di sungai Way Pisang di Kecamatan Way Tuba, Way Kanan, Rabu (4/12/2019)
Kapolsek Way Tuba, IPTU Saiful Nawas menyampaikan awalnya korban Rafli Nanda Saputra (10) bermain bersama 2 orang temannya mencari ikan di lokasi kejadian.
“Pada saat korban tenggelam, kedua temannya bergegas mencari pertolongan. Lalu bertemu dengan seorang warga bernama Ari. Ari dengan sigap menyuruh kedua anak tersebut kembali ke rumah mengabarkan kepada kedua orang tua Rafli,” kata kapolsek.
Selanjutnya, Ari dibantu beberapa warga yang kebetulan berada di sawah mencari keberadaan korban. Akhirnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar sungai sedalam 1,5 meter.
Saat petugas medis datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal. ”Keluarga korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah, sehingga tidak dilakukan otopsi pada jenazah," terangnya. (Sandi)
- Penulis : Kupastuntas
- Editor :
Berita Lainnya
-
Minggu, 29 Maret 2026Gubernur Lampung Terima Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan dalam Jamuan Hangat, Bahas Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan
-
Minggu, 29 Maret 2026Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
-
Minggu, 29 Maret 2026Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
-
Minggu, 29 Maret 2026Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni








