Cegah Penyakit Demam Berdarah, Dinkes Kota Fogging Massal
Petugas puskesmas sedang melakukan pengasapan ke masyarakat, Selasa, (3/12/2019). Foto : Ilustrasi
Bandar Lampung - Untuk mencegah penyakit demam berdarah di masa peralihan musim kemarau ke hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung melalui puskesmas se-Kota Bandar Lampung, melakukan fogging atau pengasapan.
“Memasuki musim pancaroba (Kemarau ke musim hujan), biasanya marak terjadi penyakit DBD. Saat ini kita sedang fokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui fogging massal yang telah dilakukan di setiap kecamatan-kecamatan sejak Senin lalu,” kata Kepala Dinkes Bandar Lampung, Edwin Rusli, Selasa (3/12/2019).
Selain melakukan upaya fogging untuk memberantas nyamuk, kata Edwin, pihaknya juga memberikan abate (obat pembunuh jentik nyamuk).
“Perlu saya sampaikan ke masyarakat, pencegahan nyamuk perlu dilakukan dengan 3M plus, yaitu menguras, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas. Plusnya seperti mencegah perkembangbiakan nyamuk,” jelasnya.
Dikatakan Edwin, sampai sejauh ini proses fogging ke rumah-rumah warga berjalan lancar tanpa adanya penolakan dari pemilik rumah.
Edwin menambahkan, untuk kasus DBD ini semakin bisa ditekan dan terus menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data per Oktober 2019, ada 600 kasus DBD yang masuk.
“Namun bulan ini tidak lebih dari 5 sampai 10 laporan kasus DBD yang masuk, Makanya diantisipasi sebelum masuk musim penghujan,” pungkasnya.
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026
Bandar Lampung - Untuk mencegah penyakit demam berdarah di masa peralihan musim kemarau ke hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung melalui puskesmas se-Kota Bandar Lampung, melakukan fogging atau pengasapan.
“Memasuki musim pancaroba (Kemarau ke musim hujan), biasanya marak terjadi penyakit DBD. Saat ini kita sedang fokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui fogging massal yang telah dilakukan di setiap kecamatan-kecamatan sejak Senin lalu,” kata Kepala Dinkes Bandar Lampung, Edwin Rusli, Selasa (3/12/2019).
Selain melakukan upaya fogging untuk memberantas nyamuk, kata Edwin, pihaknya juga memberikan abate (obat pembunuh jentik nyamuk).
“Perlu saya sampaikan ke masyarakat, pencegahan nyamuk perlu dilakukan dengan 3M plus, yaitu menguras, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas. Plusnya seperti mencegah perkembangbiakan nyamuk,” jelasnya.
Dikatakan Edwin, sampai sejauh ini proses fogging ke rumah-rumah warga berjalan lancar tanpa adanya penolakan dari pemilik rumah.
Edwin menambahkan, untuk kasus DBD ini semakin bisa ditekan dan terus menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data per Oktober 2019, ada 600 kasus DBD yang masuk.
“Namun bulan ini tidak lebih dari 5 sampai 10 laporan kasus DBD yang masuk, Makanya diantisipasi sebelum masuk musim penghujan,” pungkasnya.
- Penulis : Kupastuntas
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 13 Mei 2026Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
-
Rabu, 13 Mei 2026Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
-
Rabu, 13 Mei 2026Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
-
Rabu, 13 Mei 2026Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung








