Pemprov: PT LIP Tidak Boleh Beroperasi
Kupastuntas.co, Bandar Lampung-Menanggapi keberadaan kapal milik PT LIP di perairan GAK yang dipergoki warga Pulu Sebesi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengaku belum mengetahui keberadaan Kapal Motor (KM) Mehad 1 asal Jakarta di perairan Gunung Anak Krakatau (GAK) yang diduga akan mengeruk pasir laut.
Taufik mengatakan, belum mengetahui siapa perusahaan sebenarnya yang mengoperasikan kapal di dekat Pulau Sebesi pada Sabtu (23/11/2019) sekitar pukul 21.10 WIB itu.
"Saya belum mendapat informasi lebih jelas. Dan juga belum tahu apakah kapal itu mengeruk pasir di sana. Nanti kita cek melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, apakah memang benar dari PT LIP atau pihak lain," ujar Taufik, Minggu (24/11/2019).
Ia menyebutkan, PT LIP sejauh ini belum pernah beroperasi dan tak diperbolehkan beroperasi karena belum melengkapi persyaratan lain, walau sudah mengantongi Surat Izin Usaha Pertambangan (SIUP).
"Kalau PT LIP kan belum pernah operasional. Tidak ada izin pasir lagi yang keluar. PT LIP memang punya izin tapi belum melengkapi persyaratan-persyaratannya dan memang nggak boleh (beroperasi)," tegasnya.
Ia menambahkan, untuk mengawasi perairan di Lampung, pihaknya bersama stakeholder terkait akan terus berkoordinasi seperti dengan Direktorat Kepolisian Perairan Polda Lampung dan masyarakat setempat. (Erik)
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026








