DPRD: PT Wahana Rahardja Masih Bebani Daerah
Rabu, 20 November 2019 - 20.56 WIB
537
Kupastuntas.co, Bandar Lampung-DPRD Lampung menyebut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Wahana Raharja (WR) harus diaudit secara menyeluruh, karena selama ini hanya menjadi beban Pemprov Lampung. Padahal, penyertaan modal yang diberikan cukup besar, namun PAD yang disumbang tidak sebanding.
"Seperti PT Wahana Rahardja itu kelihatan sekali tidak ada proses kenaikan atau penambahan pendapatan daerah dari operasionalnya. Seperti hanya jadi beban daerah,” kata Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDIP Watoni Noerdin, Rabu (20/11).
Menurut Watoni, jika hal ini tidak digenjot dengan cara mengevaluasi kinerja BUMD, maka eksekutif tidak akan bisa mengetahui kendala apa yang dihadapi BUMD tersebut sehingga tidak bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) secara signifikan.
"Kalau dilakukan audit manajemen secara menyeluruh, BUMD akan terpetakan hal-ha apa saja yang nanti bisa dilihat yang menghambat PAD tidak signifikan naiknya," tegasnya.
Watoni melanjutkan, PT Wahana Rahardja seperti terjebak pada persoalan-persoalan yang tidak bisa membangun kinerjanya untuk mendorong kemajuan usahanya. “Itu lah yang akhirnya menjadi beban juga,” imbuhnya. (Erik)
Berita Lainnya
-
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Isu Kenaikan Harga BBM Picu Antrean di Sejumlah SPBU Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lampung Siapkan 7.855 Siswa Ikuti Kelas Migran Vokasi, 475 Peluang Kerja di Jepang Menanti
Selasa, 31 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRIN, Akselerasi Inovasi dan Riset Berkelanjutan
Selasa, 31 Maret 2026








