Ini Faktor yang Mempengaruhi Harga Komoditas Tak Stabil di Lampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, Edi Yanto, menyebutkan, bahwa permasalahan petani saat ini adalah persaingan antarkomoditas. Di mana, jika harga karet sedang anjlok, maka pohon karetnya ditebang dan kemudian diganti dengan lada.
“Tetapi, ketika lada murah ditebang lagi, dan diganti sama singkong atau jagung, jadi kan akhirnya tidak pernah stabil," kata dia dalam seminar yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, di Gedung PTPN Vll Lampung, Senin (18/11/2019).
Menurutnya, di Provinsi Lampung ini pernah berjaya atas komoditi perkebunan. Namun, persoalannya saat ini ada di sisi tanah tempat untuk produksi kemudian masalah modal.
"Persoalan kita sekarang yaitu dari sisi perkebunannya yang sudah semakin kecil sehingga produksi sedikit. Kemudian modal, seperti pupuk dan yang lainnya," tuturnya.
Sehingga, kata Edi, ke depan bagaimana caranya petani ini, selain juga diberikan modal dan pupuk tetapi juga diberikan jaminan asuransi.
"Dan ini nantinya kebun-kebun yang sudah tua seperti kebon kopi yang berumur lebih dari 40 tahun, untuk dilakukan rehabilitasi perbaikan terhadap kebun yang sudah tua tadi," jelasnya.
Strategi tersebut, kata dia, tak lain bagaimana untuk menyegarkan kualitas lahan, dan ini nanti penyuluh diberdayakan. "Kita akan menggunakan pendampingan untuk petani. Dan tidak menutup kemungkinan mahasiswa juga kita libatkan, baik itu mahasiswa di Fakultas Pertanian, Hukum dan yang lainnya," ungkapnya.
Ia menambahkan, bahwa kalau sekarang Dinas Perkebunan dan Peternakan menjadi satu, tetapi ke depan akan dipisah. "Supaya kita bekerjanya semakin fokus, maka nanti dipisah Dinas Perkebunan sendiri dan Peternakan sendiri," tandasnya. (Sri)
Berita Lainnya
-
Selama Tujuh Tahun, BAZNAS Lampung Catat Rekor Pengumpulan Zakat Fitrah dan Mal Tertinggi Tahun 2026
Rabu, 01 April 2026 -
Pemprov Lampung Percepat Penyediaan Lahan Sport Center untuk PON XXIII 2032
Rabu, 01 April 2026 -
Dua Mahasiswi Hilang Terseret Air Bah Saat Bermain di Sungai Wira Garden
Rabu, 01 April 2026 -
1.012.409 Kendaraan Lintasi Tol Bakter Saat Lebaran 2026, Naik 78 Persen dari Hari Biasa
Rabu, 01 April 2026








