Dua RT di Gunung Payung Butuh Air Bersih, Warga: Sumur Bor Kami Bau Lumpur
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di RT 02 dan 03 Lingkungan 3 Kelurahan Gunung Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, mengharapkan solusi dari pemerintah berupa bantuan air bersih.
Ozi, salah satu warga setempat, mengatakan, pada tahun 2012 silam, daerah tersebut sudah mendapatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa sumur bor dan tempat penampungan, namun sampai sekarang tidak bisa dipakai, karena tidak layak pakai, sebab airnya bau lumpur dan berwarna kuning, sehingga 30 KK mengambil air di Gunung Kluwek.
“Nah masalahnya saat ini, sedang musim kemarau, air itu kering, sehingga kita berharap dapat bantuan dari pemerintah," ungkapanya, Selasa (12/11).
Selain itu, ia bersama warga lainnya berharap dibangunkan tempat penampungan air yang berada di gunung, karena selama ini warga bergotong royong membangun tempat penampungan alakadarnya.
“Sampai saat ini pihak kelurahan belum pernah meninjau, karena mereka berpikir warga masih punya pasokan air dari gunung tersebut. Selama ini kami hanya menggunakan bak saja dari mata air itu, kemudian menggunakan sanyo untuk dialirkan ke warga menggunakan pipa-pipa," jelasnya.
Menurutnya, kondisi bak di gunung itu tidak layak karena alakadarnya, pembangunannya dari iuran warga yang juga digunakan untuk bayar listirk sanyo, dan perbaikan pipa apabila terjadi kebocoran, jadi tidak bisa digunakan untuk pembangunan bak mata air.
"Kita mau mengajukan ke pemerintah juga nggak ngerti bagaimana caranya, disini juga nggak ada bantuan dari mana-mana tapi swadaya saja," tandasnya. (Sule)
Berita Lainnya
-
Proses Eksekusi Rumah di Sukarame Sempat Ricuh
Kamis, 23 April 2026 -
Baru 4 Bulan Usai Diresmikan, Sejumlah Area Embung Kemiling Butuh Perbaikan
Kamis, 23 April 2026 -
Polemik Buruh Pelabuhan Panjang Memanas, TKBM Siap 'Buka Data' ke Disnaker Lampung
Kamis, 23 April 2026 -
Dari Sisa Gaji ke Tanah Suci, Kisah Polisi Bandar Lampung Menjemput Panggilan Ilahi
Kamis, 23 April 2026








