Penetapan Dekan FH Universitas Muhammadiah Metro Disebut Langgar Aturan
Kupastuntas.co,Metro-Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiah Metro, melakukan unjuk rasa di gedung Rektorat Universitas Muhammadiah Metro, Senin (11/11/2019).
Dalam unjuk rasa tersebut BPM meminta SK dekan terpilih Fakultas Hukum untuk di cabut, karena telah melanggar permendiknes no 48 tahun 2009 pasal 20.
Ketua BPM Rama Muda menjelaskan, bahwa penetapan dekan Fakultas Hukum sudah melanggar aturan, untuk itu ia dan rekan - rekan dari Fakultas Hukum meminta SK penetapan Dekan untuk di cabut.
"Dekan Fakultas Hukum ini masih dalam tugas belajar. Dan dalam Permendiknas nomor 48 Tahun 2009 pasal 20 disebutkan bahwa pegawai pelajar tidak boleh dibebankan dalam jabatan struktural atau diberikan tugas tambahan" kata Koordinator Aksi, Rama Muda.
"saya meminta dosen civitas akademika yang ada di Universitas Muhammadiah Metro tidak menyalahi aturan, karena hari ini saya mahasiswa, seolah - olah di bohongi oleh aturan itu sendiri, karena saya belajar untuk diajari masalah aturan,"pungkasnya.
Mahasiswa mengancam, jika aspirasi ini tidak ditindaklanjuti, maka ia memastikan akanelakukan aksi yang serupa.
"saya dan rekan - rekan Fakultas Hukum memastikan jika aspirasi ini tidak ditindaklanjuti maka kami akan melakukan aksi yang serupa dan dengan masa yang lebih besar lagi pada tanggal 20 November saat Universitas Muhammadiyah menggelar acara wisuda,"tururnya. (Rani)
https://youtu.be/skKg31H_K2A
Berita Lainnya
-
Dari Beras hingga Cabai, Pasar Murah di Bandar Lampung Diserbu Warga
Kamis, 05 Maret 2026 -
Wagub Jihan Hadir Dalam Penyalaan LUTD, Pemprov Lampung Apresiasi PLN
Kamis, 05 Maret 2026 -
Pemkot Metro Pastikan Gaji PPPK Paruh Waktu Minimal Setara UMK
Kamis, 05 Maret 2026 -
Pemkab Tuba Pinjam Bank Lampung 43 Miliar, Qudrotul: Dana Penanganan Jalan hanya 20 Miliar
Kamis, 05 Maret 2026









