Dampak Kemarau, Gajah di TNWK Gerah
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kemarau panjang yang sudah berlangsung empat bulan tidak hanya berdampak pada petani atau ketersediaan air bersih, namun juga pada kondisi gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Humas Balai TNWK Sukatmoko mengatakan akibat kemarau, prilaku binatang bertubuh tambun itu cenderung mencari lokasi berair (rawa) untuk mencari makan dan minum, serta berendam.
"Musim kemarau gajah lebih memilih areal rawa, pada dasarnya binatang yang identik dengan warna gelap tersebut tidak tahan dengan kondisi panas, gajah itu seperti kerbau suka air kalau kemarau lebih suka berendam di rawa rawa," kata Sukatmoko.
Namun, meskipun ketersedian pakan di alam mengering, setiap sore pihak Balai selalu mensuplay makanan tambahan yang didapat dari luar wilayah TNWK. "Kalau pakan tambahan diberikan tidak hanya pas musim kemarau, musim hujan pun tetap diberi pakan tambahan," ujar Sukatmoko. (Agus)
Berita Lainnya
-
Satu Korban KM Arof Tenggelam di Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia
Rabu, 17 Juni 2026 -
Belum Sehari Dilaporkan, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Lampung Timur
Sabtu, 13 Juni 2026 -
Gudang Kasur dan Mebel di Lampung Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1,5 miliar
Jumat, 12 Juni 2026 -
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Tampung 270 Siswa SD-SMP-SMA
Jumat, 12 Juni 2026








