Bawa Tiga Poin Tuntutan, Puluhan Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Kantor Gubernur
Kupastuntas.co Bandar Lampung-Menggelar aksi sejak pukul 15.00 WIB, puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Cipayung Plus Bandar Lampung masih bertahan di depan gerbang kantor Gubernur provinsi Lampung hingga pukul 17.40 WIB.
Gerakan Cipayung Plus Bandar Lampung yang terdiri dari berbagai Organisasi gerakan Mahasiswa ini menggelar aksi dengan membawa 3 point tuntutan, yakni tentang kesehatan, keamanan, dan lingkungan. Untuk kesehatan mahasiswa menutut pembatalan kenaikan BPJS, kemudiaan tentang keamanan, massa aksi menuntut agar pelaku penembakan yang membuat mahasiswa meninggal dunia disaat aksi mahasiswa di Kendari dan di Papua yang belum diketahui pelakunya, dan yang terakhir adalah tentang Lingkungan, yakni permasalahan pembakaran hutan dan lawan yang sampai saat ini belum juga terselesaikan.
Aksi ini merupakan aksi kedua kalinya yang dilakukan oleh gerakan Cipayung Plus Bandar Lampung, setelah sebelumnya dengan tuntutan yang sama menggelar aksi pada Senin (28/10).
Diketahui sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Lampung Fahrizal Darminto sempat menemui massa aksi, namun kehadiran Sekda tersebut diterima oleh mahasiswa, karena pihak mahasiswa hanya ingin bertemu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atau Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.
Sampai berita ini diturunkan, massa aksi tetap berada di lokasi dengan memblokir jalan tepatnya lampu merah Jalan Woltermongonsidi depan Gerbang Komplek Pemerintahan provinsi Lampung (Sule)
Berita Lainnya
-
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Jumat, 02 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Ucapkan Selamat HUT ke-65 PT Jasa Raharja
Kamis, 01 Januari 2026 -
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari Driver Ojol di Bandar Lampung
Rabu, 31 Desember 2025 -
Driver Ojol Jadi Korban Tabrak Lari di Bandar Lampung, Kini Berjuang Pulih dan Cari Keadilan
Rabu, 31 Desember 2025









