BNPB: Alat Peringatan Dini Tsunami di Pulau Sebesi Jadi Korban Aksi Vandalisme
Minggu, 03 November 2019 - 22.04 WIB
85
Kupastuntas.co, Bandar Lampung-Inexpensive Device for Sea Level Measurement (IDSL) atau alat peringatan dini tsunami di Pulau Sebesi, Lampung Selatan menjadi korban aksi vandalisme. Kabel aki yang terpasang pada alat tersebut dipotong oleh orang tak bertanggung jawab.
"BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengimbau semua pihak, khususnya masyarakat, untuk turut menjaga alat peringatan dini tsunami. Hal tersebut mengingat beberapa waktu lalu vandalisme terjadi terhadap alat IDSL yang terpasang di sekitar Pulau Sebesi, Lampung," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam siaran persnya, Sabtu (2/11).
Aksi vandalisme itu, kata Agus, diketahui pada Oktober lalu. Beruntung, alat itu masih berfungsi meski dalam kondisi dirusak.
"Perusakan dilakukan pada kabel aki pada Oktober lalu. Meskipun saat itu kabel terpotong, alat masih dapat berfungsi karena menggunakan solar panel. Dapat dibayangkan apabila ada oknum yang sengaja merusak atau mengambil komponen alat ini sehingga tidak mampu lagi hidup dan memberikan sinyal peringatan dini," ujar Agus. (Dtc)
Berita Lainnya
-
PLN Sukses Jaga Keandalan, Sistem Kelistrikan Lampung Momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Aman
Jumat, 02 Januari 2026 -
Pelindo Regional 2 Panjang Gelar Last Call 2025 dan First Call Ship 2026
Jumat, 02 Januari 2026 -
Hari Pertama Kerja 2026, Gubernur Lampung Pimpin Sidak Sejumlah OPD
Jumat, 02 Januari 2026 -
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Jumat, 02 Januari 2026









