• Rabu, 12 Mei 2021

Dukung Pembangunan Daerah, Gubernur Lampung dan Para Rektor Teken MoU

Selasa, 29 Oktober 2019 - 15.23 WIB
10

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menjalin kerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Lampung untuk mendukung pembangunan di Provinsi Lampung. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan para Rektor di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (29/10/2019).

Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Gubernur Lampung dan Rektor Unila, UBL, Universitas Malahayati, Universitas Saburai, Universitas Tulang Bawang, Itera, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, IDI Darmajaya, Umitra, dan Universitas Muhamadiyah Lampung.

Gubernur Arinal mengajak Dewan Riset Nasional (DRN) dan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Lampung untuk bersama-sama melakukan suatu inovasi untuk kepentingan Rakyat Lampung.

“Provinsi Lampung yang memiliki begitu banyak potensi baik di sektor pertanian, peternakan, maupun sumber daya alam lainnya. Maka kita harus lebih meningkatkan dan merubah cakrawala, serta kebijakan. Bagaimana kita mampu melakukan suatu inovasi untuk kepentingan Rakyat Lampung," ujarnya.

Dalam rangka peningkatan kinerja pemerintahan maka pemda dapat melakukan inovasi pada semua bentuk pembaharuan. Untuk mewujudkan hal tersebut, jelas Gubernur Arinal, maka Badan Litbang harus mampu berkolaborasi dengan Iembaga riset lainnya, khususnya dengan Dewan Riset Daerah yang diharapkan dapat mendukung Pemprov Lampung dalam merumuskan arah prioritas dan kerangka kebijakan di bidang penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan rencana kegiatan pembangunan daerah di masing-masing satuan kerja.

“Peran DRD sebagai lembaga non struktural yang memberikan rekomendasi kebijakan kepada Pemda dalam bidang riset dan inovasi harus senantiasa diperkuat dan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan perekonomian daerah,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Lampung, Hasriadi Mat Akin, menjelaskan dewan riset daerah merupakan dewan riset yang tugasnya mencoba memberikan kajian tentang potensi daerah yang sangat besar. Hal ini mengingat Provinsi Lampung mempunyai penghasilan produksi pertanian yang sangat besar seperti singkong, padi, jagung, kopi.

“Di bidang perternakan Lampung juga penghasil ternak yang besar, serta memiliki garis pantai terpanjang di Indonesia. Untuk itu, potensi-potensi ini seyogyanya menjadi modal kita untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Lampung," jelasnya.

Untuk itu, jelas Hasriadi, maka keterpaduan antara Perguruan Tinggi dan pemda Sangat diharapkan untuk membangun sistem inovasi daerah. Sehingga potensi alam yang demikian besar dapat menjadi nilai tambah yang dapat mengangkat perekonomian Lampung.

“Semoga ini menjadi titik awal untuk kerjasama dan bersinergi antara DRD dan DRN yang kelak menghasilkan suatu inovasi daerah yang mampu mengangkat perekonomian daerah," jelasnya. (Rls)

Editor :