Begini Penuturan Saksi Mata Penganiayaan Anak Terhadap Ayah Kandung di Pringsewu
Kupastuntas.co, Pringsewu - Rasman (44) salah satu saksi mata dalam tragedi berdarah pembacokan anak terhadap ayah kandung di Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran mengaku tidak bisa berbuat apa apa saat pembacokan itu terjadi.
Beberapa saat sebelum terjadi pembacokan, Rasman bersama istrinya mengantar salah satu anaknya untuk ngaji. "Kebetulan istri saya bawa kue, jadi sambil nunggu anak selesai ngaji, kami mampir ke rumah korban sekalian untuk memberi kue mengingat di antara kami masih ada ikatan saudara," tutur Rasman di Mapolsek Pagelaran, Rabu (23/10/2019) malam.
Saat mampir, kata dia, di rumah ada Ahmat Kasian (korban), Supiah (istri korban), istri pelaku serta kakak perempuan pelaku.
"Saya duduk persis di samping korban, tiba-tiba Dwi (pelaku) masuk membawa arit sambil membisikkan sesuatu kepada kakak perempuannya. Setelah itu Dwi mendekati ayahnya yang langsung mengalungkan arit di bagian leher ayahnya dan dalam sekejap membacok bagian punggung sebelah kiri," ungkap Rasman.
Rasman mengaku sempat melarang agar Dwi jangan melakukan hal itu tapi Dwi menjawab agar jangan ikut campur.
"Saat dibacok korban diam saja duduk saya sempat ke luar rumah karena takut, dan setelah pelaku pergi saya masuk menolong korban dan langsung membawa ke Rumah Sakit bersama warga lainnya," paparnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek sepanjang 25 cm dengan lebar 5 cm. Korban meninggal akibat kehabisan darah saat dalam perjalanan menuju RSUD. Sementara pelaku diamankan Petugas Polsek Pagelaran beberapa saat setelah melakukan pembacokan.
Belakangan diketahui pelaku nekat membacok ayah kandungnya gara-gara sakit hati. "Pelaku hendak meminjam uang di bank dengan jaminan sertifikat tanah, akan tetapi ayahnya tidak setuju hingga terjadi percekcokan yang berujung dengan pembacokan," kata Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis.
Diberitakan sebelumnya, Dwi (31) tega membacok ayah kandungnya Ahmad Kasian (78) Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah melakukan pembacokan pelaku sempat kabur ke arah sungai Way Semah sambil menenteng arit. (Manalu)
Berita Lainnya
-
Baru Selesai Diperbaiki, Beberapa Ruas Jalan di Pringsewu Kembali Rusak
Kamis, 05 Februari 2026 -
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026









