Sudah Dua Tahun Mesin Pengeruk Lumpur di Waduk Danau Way Jepara Mangkrak
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Sudah dua tahun mesin pengeruk lumpur di perairan waduk Danau Way Jepara, Desa Labuhanratu, Kecamatan Way Jepara, mangkrak.
Kepala Unit bendungan waduk Danau Way Jepara, Maryudi mengatakan, mesin itu baru sempat beroperasi selama empat bulan.
"Mogoknya aktivitas pengerukan lumpur disebabkan belum ada lahan sebagai penampung pembuangan lumpur, sehingga pihak Balai pengairan Provinsi masih mengajukan anggaran untuk pembuatan penampungan lumpur," kata Maryudi.
Menurutnya, tempat penampungan lumpur membutuhkan luas lahan antara 1 sampai 2 hektare. Jika lahan bendungan tidak memiliki lokasi untuk penampung lumpur, pihaknya berencana membeli tanah milik perorangan.
"Kendalanya cuma tidaka adanya tempat pembuangan lumpur, sehingga pengerjaan tersendat," ujar Maryudi.
Maryudi mengatakan, pengerukan lumpur di Danau Way Jepara memang perlu dilakukan, namun menurutnya debit air yang selalu berkurang bukan dipengaruhi oleh lumpur karena sumber mata air utama bukan dari danau melainkan tiga penjuru sungai, yaitu Sungai Way Abar, Sungai Way Jepara dan Sungai Way Jejawai.
"Sumber mata air ada di tiga sungai tersebut, maka kondisi dan lingkungan sungai juga harus dijaga kelestariannyam," terang Maryudi.
Namun, kata dia, kondisi debit air danau sudah mulai menyendat bila dibanding 20 tahun silam, terutama dirasakan oleh petani. (Agus)
Berita Lainnya
-
Belum Sehari Dilaporkan, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Lampung Timur
Sabtu, 13 Juni 2026 -
Gudang Kasur dan Mebel di Lampung Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1,5 miliar
Jumat, 12 Juni 2026 -
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Tampung 270 Siswa SD-SMP-SMA
Jumat, 12 Juni 2026 -
Gunardi Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Lampung Timur
Kamis, 11 Juni 2026








