Dugaan Kasus Kekerasan Aga Trias, Mahasiswa Fisip Unila Tuntut UKM Cakrawala Dibekukan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Meninggalnya Aga Trias Tahta saat mengikuti pelatihan dasar (Diksar) unit kegiatan mahasiswa (UKM) Cakrawala mengundang simpati mahasiswa Fisip. Sejumlah mahasiswa Fisip yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Fisip Peduli (AMFP) menggelar aksi solidaritas di halaman Fisip Unila, Kamis (3/10).
Ade Deri Anggriawan selaku juru bicara AMFP mengatakan kasus tersebut harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian. Pasalnya, tidak ada sikap tegas dari pihak Dekanat dalam penyelesaian kasus tersebut.
"Pihak kampus hanya mengatakan akan membekukan UKM jika terbukti ada penyalahan SOP. Padahal sudah jelas ada satu korban meninggal dalam Diksar itu," ujarnya.
Ia mengungkapkan, adanya satu korban meninggal merupakan bukti adanya pelanggaran dalam pelaksanaan Diksar UKM Cakrawala. Menurutnya, semestinya kampus tak perlu pertimbangan lagi untuk membekukan UKM.
Ia berharap kepolisian benar-benar menyelidiki kasus kematian mahasiswa FISIP Unila itu secara serius. Sehingga tak terjadi hal serupa dikemudian hari.
Hingga berita dilansir, panitia Diksar UKM Cakrawala belum bersedia dikonfirmasi. Panitia menyatakan akan memberikan keterangan setelah ada pemanggilan dari pihak Polres Pesawaran. (Ricardo/Sule)
Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 04 Oktober 2019 dengan judul "Kapolres: Panitia Diksar Abaikan SOP"Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG di Kemiling Bandar Lampung, 5 Pasien Masih Dirawat
Senin, 16 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Berikan Pelatihan P3K di Sekolah Alam Al-Karim, Tingkatkan Kesiapsiagaan di Lingkungan Belajar
Senin, 16 Februari 2026 -
Arté Hotel Bandar Lampung Hadirkan 'Blessings of Ramadan Bliss', Tawarkan Iftar Buffet dan Paket Semeja Seribu Cerita
Senin, 16 Februari 2026 -
DJ Farm & Villa, Panorama Kota dan Laut dari Ketinggian, Berpadu Alpukat Siger Ratu Puan Bersertifikat
Senin, 16 Februari 2026









