Bayi Dikerumuni Semut, Direktur RSUD Alimudin Umar Lambar: Memang Kelalaian Petugas Medis Kita
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Kejadian bayi dalam inkubator yang dikerumuni semut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimudin Umar Kabupaten Lampung Barat (Lambar), diduga akibat kelalaian petugas medis dalam melakukan penjagaan.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Alimudin Umar Widyatmoko Kurniawan. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi akibat kelalaian petugas medis.
"Iya. Itu memang kelalaian petugas medis kita, tapi sudah kita tegur. Namun tidak kita beri sanksi karena memang waktu itu pasien di ICU cukup ramai, sedangkan petugas yang piket hanya sedikit," kata Wawan, sapaan akrap Widyatmoko Kurniawan, Selasa (1/10/2019).
Wawan mengaku pihaknya masih memberikan berupa sanksi lisan saja, karena petugas tersebut baru pertama kali melakukan kesalahan.
"Petugas ini baru sekali melakukan kesalahan, itu pun karena posisi pasien sedang ramai. Jadi tidak ada sanksi berupa surat peringatan dan sebagainya, hanya kita tegur secara lisan," ujarnya.
Dijelaskan Wawan, peristiwa itu terjadi karena bayi tersebut habis diberi susu lalu muntah, dan muntahannya tertinggal disamping baju bayi. “Jadi mungkin karena muntahan itu mengundang semut naik di tempat bayi tersebut,” imbuhnya.
Diketahui, bayi yang dirawat di dalam inkubator tersebut merupakan bayi perempuan yang dilahirkan melalui operasi caesar pada Rabu (25/9/2019). Bayi merupakan puteri dari Firmansyah, warga Pekon Sukarami, Kecamatan Belalau, Lambar.
"Setelah lahir, keesokan paginya saya mendatangi ruangan bayi hendak melihat sekira pukul 06.00 WIB. Saya kaget melihat kondisi anak saya. Di bagian pakaiannya penuh dengan bekas muntahan. Yang membuat saya sedih, kepala dan wajah bayi saya dipenuhi semut hitam," kata Firmansyah, Sabtu (28/09/2019) lalu.
Ia pun tidak terima dengan kelalaian perawat, karena dinilai tidak bertanggungjawab merawat bayinya.
"Di kepala anak saya ada bekas gigitan semut. Saat ini sudah mulai membaik. Saat masuk ke ruangan anak itu, saya sempat berdebat dengan petugas karena saya tidak diperbolehkan berada di dalam ruangan. Lalu saya bertanya kenapa di kepala anak saya ada semut," ujar Firmansyah. (Iwan)
Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Rabu, 02 Oktober 2019 dengan judul "Bayi dalam Inkubator Dikerumuni Semut, Direktur RSUD Alimudin Umar Lambar Akui Kelalaian Petugas Medis"Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026









