Kasus Mahasiswa Fisip Unila Meninggal Saat Diksar, Keluarga Lapor ke Polisi
Kupastuntas.co, Pringsewu - Kasus meninggalnya Aga Trias Tahta (19) mahasiswa Fisip Universitas Lampung (Unila) saat mengikuti pendidikan dasar (diksar), pada Minggu (29/09/2019), saat ini sudah masuk ke ranah hukum.
Gani Dewantara (27), kakak kandung Aga Trias Tahta mengatakan, sesuai dengan kesepakatan, keluarga akhirnya secara resmi membuat laporan ke Polres Pesawaran. "Kami secara resmi telah melapor ke Polres Pesawaran pada Senin kemarin sekitar pukul 16.00 WIB," ujar Gani melalui sambungan telepon, Selasa (01/10/2019).
Menurutnya, setelah Aga dimakamkan ada salah satu korban lainnya bernama Romeo yang datang takjiah. Dan saat itu, Romeo mengaku telah melaporkan kasusnya ke polisi, sehingga dengan pertimbangan tersebut keluarga Aga Trias memutuskan untuk melapor juga.
Sedangkan untuk hasil visum, Gani mengatakan sedang menunggu hasilnya dari rumah sakit. "Kami juga sudah ke rumah sakit Bumi Waras untuk meminta surat keterangan visum, dan mudah-mudahan dalam minggu ini visumnya keluar," ungkapnya.
Gani menduga adiknya meninggal dunia bukan karena kecelakaan melainkan akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh kakak tingkatnya saat mengikuti diksar di Padang Cermin Pesawaran. "Kami berharap kasus ini segara terungkap dengan terang benderang," tutupnya. (Manalu)
https://youtu.be/OubSul2kRr4
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Anggota DPD RI Desak Pengelola SPPG Perketat Standar Higienitas
Jumat, 27 Februari 2026 -
Balap Liar di Sukoharjo Pringsewu, Polisi Amankan 30 Remaja dan 17 Sepeda Motor
Kamis, 26 Februari 2026 -
Sudin Reses di Pringsewu, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak, Judi Online, Pinjol hingga Kualitas MBG
Rabu, 25 Februari 2026 -
Kakek di Pringsewu Ditemukan Tewas Dalam Sumur
Selasa, 24 Februari 2026









