DPRD Lampung Sesalkan Kebijakan Pemerintah Naikan Iuran BPJS Kesehatan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Anggota DPRD Provinsi Lampung, Yozi Rizal menyesalkan kebijakan pemerintah pusat terkait rencana penaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga mencapai 100 persen.
Hal itu diungkapkan Yozi saat menerima aspirasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Peduli Pelayanan (Gerilya) Lampung, di ruang Badan Kehormatan kantor DPRD setempat, Kamis (19/09/2019).
Padahal, kata Yozi, pelayanan kesehatan adalah hak dasar bagi warga negara, dan pemerintah harusnya memfasilitasi dengan baik, bukan malah membebani masyarakat dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.
"Kita akan sikapi secara profesional persoalan ini. Saya sangat dukung banyak elemen masyarakat yang mengkritisi kebijakan pemerintah ini. Kita akan tampung dan tindaklanjuti jadi pembahasan serius," ujar Yozi.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni menuturkan, dengan kondisi masyarakat yang saat ini tambah sulit, tetapi seolah-olah pemerintah tidak peka.
Bahkan yang lebih disayangkan lagi, lanjut Elly, ditengah kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang sedang devisit, pemerintah malah manaikkan gaji direksi BPJS Kesehatan.
"Kami akan mengawal ini dan kami akan tindaklanjuti dengan membuat surat rekomendasi melalui pimpinan untuk ditujukan kepada Gubernur Lampung," tegasnya. (Erik)
Berita Lainnya
-
PTPN I (Persero) Gratiskan Biaya Berobat 500 Masyarakat Langkat Sumatera Utara
Senin, 18 Mei 2026 -
Pengamat: Kasus Chromebook Nadiem Makarim Mengarah pada Korupsi Berbasis Kebijakan
Senin, 18 Mei 2026 -
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Kereta Api di Lampung Tembus 20 Ribu Orang
Senin, 18 Mei 2026 -
Dua Jemaah Haji Lampung Wafat di Arab Saudi, Lansia Diimbau Kurangi Aktivitas
Senin, 18 Mei 2026








