Dikritik Masyarakat, Dinas Kesehatan Lampung Barat Janji Revisi Program Ambulans Hebat
Kupastuntas.co, Lampung Barat – Program Ambulans Hebat merupakan salah satu program unggulan Bupati Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus-Mad Hasnurin. Dari program ini, sudah ada 10 unit mobil ambulans hebat yang melayani masyarakat secara gratis. Bahkan dalam pelayanannya pun Ambulans Hebat ini diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup).
Namun akhir-akhir ini Perbup mengenai Ambulans Hebat yang mengatur kendaraan ambulans tidak dapat digunakan untuk membawa jenazah, menuai kritik dari berbagai lapisan masyarakat. Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Lambar selaku pelaksana program Ambulans Hebat mulai mengkaji Perbup tersebut sebagai bahan evaluasi.
"Saat ini kami masih membahas terkait Perbup tersebut, dan kami sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Pak Bupati saat roling tadi. Bahwa kita harus lentur dengan peraturan yang dibuat, terlebih itu dalam membantu masyarakat," kata Sekretaris Dinkes Lambar, Suhendrawati kepada Kupastuntas.co, Senin (09/09/2019).
“Yang jelas kita sepakat karena pada prinsipnya keberadaan kita untuk membantu masyarakat. Nanti diatur lagi, akan direvisi untuk memudahkan masyarakat. Tapi tentunya kita lihat juga, tidak sembarangan merevisi," ungkapnya.
Ditanya apakah setelah adanya kritikan ini Ambulans Hebat diperbolehkan mengangkut jenazah meskipun Perbupnya belum direvisi, Suhendrawati mengaku boleh saja. Sepanjang masih dibutuhkan dan disesuaikan dengan situasi dan kondisinya.
“Kalau memang ada di depan mata kita ada yang kecelakaan dan meninggal, tidak mungkin tidak kita bawa, itu kemanusiaan. Makanya saya bilang tergantung situasi. Selain itu kita juga sudah sampaikan dengan pihak Puskesmas bahwa itu boleh jika memungkinkan," pungkasnya. (Iwan)
https://youtu.be/3XjXExEHLsU
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








