30 Hektare Lahan di TNWK Terbakar
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Selama dua hari, 30 hektare lebih kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terbakar. Lokasi kebakaran kali ini terjadi di Seksi Waybungur, Susukan Baru dan melalap Alang-alang seluas 3 hektare selama 1,5 jam, pada Minggu (08/09/2019).
Humas Balai TNWK Sukatmoko, mengatakan pada Jumat (06/09) sedikitnya 27 hektare Alang-alang terbakar, dan hari ini, Minggu (08/09) data sementara lokasi semak sedikitnya alang-alang yang terbakar mencapai 3 hektare lebih.
Pemadaman api dilakukan oleh pihak Polhut, mitra TNWK, TNI dan Polri dengan alat pemadam seadanya. Peralatan utama yaitu tangki semprot manual yang biasa digunakan petani untuk mengobat tanaman.
"Air kami suplai dari luar dengan membawa mobil pemadam milik TNWK," ujar Sukatmoko.
Kebakaran menjadi musibah tahunan di hutan TNWK, sebab setiap musim kemarau pasti terjadi insiden kebakaran, namun kebakaran selalu terjadi di lokasi semak alang-alang, bukan hutan asli TNWK.
Lanjut Sukatmoko, meskipun TNWK sudah bekerja sama dengan TNI-Polri namun belum pernah ada pelaku pembakaran hutan yang tertangkap tangan. Dugaan kuat kebakaran terjadi oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
"Kami juga belum bisa menyimpulkan, pelaku pembakaran dilakukan oleh pemburu atau oknum pegawai TNWK, karena selama ini belum pernah tertangkap," terang Sukatmoko.
Padahal kata Humas TNWK, upaya untuk melakukan penangkapan pelaku pembakaran hutan sudah dilakukan semaksimal mungkin, namun belum pernah terungkap. Meskipun api hanya melalap semak alang-alang namun tetap berdampak pada binatang-binatang unggas yang biasa tidur di semak-semak. (Agus)
Berita Lainnya
-
Geger Tengah Malam! Pria Tewas dengan Leher Tersayat di Saluran Irigasi Lamtim
Senin, 01 Juni 2026 -
Pencuri Motor di Lampung Timur Babak Belur Dihajar Warga
Senin, 25 Mei 2026 -
Catat! Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Mulai Cair di Lampung Timur, Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Selasa, 19 Mei 2026 -
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026








