Universitas Terbuka Masuk Kategori The Top Ten Mega University In The World
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Terbuka (UT) dikatagorikan sebagai the top ten mega university in the world.
hal tersebut diungkapkan langsungnya oleh Rektor UT Ojat Darojat dalam acara 'Orientasi Mahasiswa Baru, di UPBJJ-UT Bandar Lampung, Sabtu (07/09/2019).
"Mahasiswa yang aktif menempuh pendidikan di UT ada sekitar 320 ribu mahasiswa, dan pada semester ini ada sekitar 75 ribu mahasiswa baru yang masuk, di seluruh Indonesia, oleh karena itu UT dikatagorikan the top ten mega university in the world," ungkapnya.
Ojat mengatakan, dalam beberapa kesempatan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), memberikan arahan supaya UT bisa menambahkan jumlah mahasiswanya dari 320 ribu menjadi 1 juta.
"Tidak ada alasan Pak Menristekdikti menyampaikan seperti itu, karena dengan desain yang modal utamanya adalah sistem belajar jarak jauh, maka UT bisa menampung mahasiswa yang sangat besar," tuturnya.
Sesuai dengan visi misi UT yakni memberikan akses pendidikan bagi selurus masyarakat, maka dengan itu UT menjadi solusi pemerataan akses pendidikan karena dapat menjangkau hingga daerah terpencil.
"Dimanapun mereka tinggal baik kota maupun di pinggiran-pinggiran kota dan desa, mereka harus tetap masuk keperguruan tinggi, oleh karena itu UT menjangkau yang tidak terjangkau," ucapnya.
Ia melanjutkan, UT memberikan kesempatan bagi orang-orang yang sudah kerja, ataupun yang baru lulus SMA dan tidak tertampung di universitas negeri, maka pemerintah membuka UT untuk meningkatkan akademisnya. (Sri)
Berita Lainnya
-
Dinkes: 8 Ribu Peserta PBI JK di Lampung Dinonaktifkan, Diah: Tidak Lagi Masuk Dalam Desil 1-5
Senin, 16 Februari 2026 -
UTI LEAD Center Berdayakan Siswa SMA/SMK di Lampung Melalui Pelatihan Affiliate Marketing Dukung SDG’s
Minggu, 15 Februari 2026 -
Polresta Bandar Lampung Bentuk Jiwa Kepimpinan Generasi Muda Lewat Lokabhara Pramuka
Minggu, 15 Februari 2026 -
Komisi II DPRD Lampung Dukung Revitalisasi Tambak Dipasena, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Minggu, 15 Februari 2026









