Puluhan Ribu Warga Lampung Barat Belum Terdaftar BPJS Kesehtan
Jumat, 06 September 2019 - 08.30 WIB
86
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Dari total 260 ribu jiwa penduduk Kabupaten Lampung Barat (Lambar), masih ada sekitar 50 ribu masyarakat di Bumi Beguai Jejama Sai Betik ini yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
"Dari angka 50ribu jiwa ini, artinya jumlah peserta BPJS Kesehatan kita sudah mencapai 80 persen dari total penduduk Lambar. Kami masih terus melakukan sosialisasi ke seluruh pekon, dengan harapan masyarakat paham akan pentingnya program ini," kata Kepala BPJS Kesehatan Lambar M. Riadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (05/09/2019).
Menurutnya, berbagai persoalan menjadi alasan mengapa masih banyak masyarakat belum ter-cover dalam program BPJS kesehatan. Selain minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya program jaminan kesehatan itu, juga persoalan kekurangan kelengkapan administrasi penduduk menjadi alasan lainnya.
"Guna mencapai target agar seluruh masyarakat dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan kita terus melakukan berbagai upaya sosialsiasi diantaranya menggandeng lembaga pendidikan untuk menjangkau kepesertaan dari dinas maupun instansi lainnya," ungkapnya.
Ditambahkannya, dalam sosialisasi itu, pihaknya memaparkan terkait program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sejak 1 Januari 2014, apa-apa saja yang menjadi kebijakan dari program JKN-KIS terbaru, mempertajam upaya optimalisasi pelayanan serta meningkatkan pemahaman terkait mekanisme pelayanan kesehatan baik di fasilitas kesehatan sesuai tingkat.
"Dalam setiap sosialisasi kami memberikan pemahaman agar masyarakat memperoleh manfaat sesuai dengan haknya dan melalui sistem prosedur yang benar. Banyak sekali informasi muncul diakibatkan karena peserta yang tidak mengikuti prosedur yang berlaku, baik itu karena ketidaktahuan dan lain-lain," pungkasnya. (Iwan)
Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 06 September 2019 dengan judul "50 Ribu Warga Lambar Belum Terdaftar Peserta BPJS "
Berita Lainnya
-
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026 -
Rawan Bencana, Lampung Barat Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Kekuhan
Kamis, 12 Februari 2026









