Ditjen Perkebunan: Impor Kopi Berhenti Kalau Produktivitasnya Meningkat
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Direktur Pengolahan & Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan Dedi Junaedi mengungkapkan, pihaknya konsen dengan petani kopi, yaitu bagaimana menghentikan impor kopi salah satunya dengan menambah produktivitas.
"Permintaan kopi di pasaran meningkat. Akan tetapi produktivitas kita sangat rendah dibanding potensinya. Oleh karena itu kita menyediakan benih unggul untuk memenuhi produktivitas kita sendiri," ucapnya usai acara coffee morning, di Golden Bistro Graha Wangsa, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/9/2019).
Dedi melanjutkan pemerintah khususnya Kementrian Pertanian, harus menjadikan kopi sebagai prioritas untuk dikembangkan.
"Oleh karena itu, sudah saatnya kita sekarang saling bersinergi, dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, para pelaku usaha, eksportir dan petani, untuk meningkatkan produktivitas," ungkapnya.
Ia melanjutkan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari gubernur bahwa akan dibentuk dinas perkebunan, karena kekurangannya tenaga penyuluh kepada petani.
"Apabila produktivitas kopi kita meningkat, saya kira ke depan sudah dengan sendirinya impor akan berhenti," pungkasnya. (Sri)
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG di Kemiling Bandar Lampung, 5 Pasien Masih Dirawat
Senin, 16 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Berikan Pelatihan P3K di Sekolah Alam Al-Karim, Tingkatkan Kesiapsiagaan di Lingkungan Belajar
Senin, 16 Februari 2026 -
Arté Hotel Bandar Lampung Hadirkan 'Blessings of Ramadan Bliss', Tawarkan Iftar Buffet dan Paket Semeja Seribu Cerita
Senin, 16 Februari 2026 -
DJ Farm & Villa, Panorama Kota dan Laut dari Ketinggian, Berpadu Alpukat Siger Ratu Puan Bersertifikat
Senin, 16 Februari 2026









