Dinas Ketahanan Pangan Lamsel Kumpulkan Pelaksana Teknis Pertanian 17 Kecamatan
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar pertemuan dengan pihak Unit Pelaksana Terpadu (UPT) Pertanian dari 17 Kecamatan dan Penyuluh Pendamping, di aula OPD setempat, Kamis (22/08/2019).
Pertemuan itu berkaitan dengan kegiatan kawasan rumah pangan lestari (KRPL), kawasan mandiri pangan (KMP) dan pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM).
Kepala DKP Lampung Selatan Yansen Mulya menuturkan, sasaran dari pada kegiatan itu supaya terjalin sinergisitas antar pihak-pihak terkait dalam mendorong sektor pangan di daerah setempat.
Ia merincikan, untuk kegiatan KRPL pihaknya ingin mendorong untuk peningkatan pendayagunaan/pemanfaatkan perkarangan rumah.
"Seperti contoh, program penanaman 5 pohon cabai di perkarangan rumah. Seperti itu, sasaran kita agar setiap pekarangan rumah masyarakat dapat berguna dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat," tuturnya di lokasi pertemuan.
Sementara itu kegiatan KMP, pertemuan itu diharapkan dapat meningkatkan mutu gizi pangan untuk masyarakat. Dan untuk kegiatan PUPM, pihaknya mendorong agar beras hasil panen dapat bermutu serta berkualitas.
"Makanya kita berikan pembekalan dalam pertemuan itu. Khususnya untuk PUPM, kita mendorong penggilingan dapat menghasilkan beras yang bermutu dan berkualitas, sehingga mempunyai nilai jual," kata Yansen.
Di sisi lain, pihak Ketahanan Pangan juga terus meningkatkan sinergi dengan pihak Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Lampung Selatan. Pasalnya OPD terkait selaku pihak yang mempunyai bahan/teknis.
"Ya, mereka yang punya bahan dan paham secara teknis, kalau kita ini tupoksi (tugas pokok dan fungsinya mengurus dan mengelola pasca panen," tandasnya. (Dirsah)
Berita Lainnya
-
Kapolri: Angka Kecelakaan Saat Mudik Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Ini Pengarahannya
Sabtu, 28 Maret 2026 -
543.440 Pemudik Sudah Kembali ke Jawa, ASDP Pastikan Arus Balik Tetap Terkendali
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Turun Tajam, Angkutan Logistik Meningkat
Jumat, 27 Maret 2026








