Meski Kotor dan Banyak Sampah, Warga Jembatan Beton Tetap Antusias Ikuti Panjat Pinang di Kali
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sudah menjadi tradisi, masyarakat Indonesia khususnya Lampung merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI dengan menggelar beberapa jenis perlombaan seperti panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, dan banyak lagi lainnya.
Seperti lomba panjat pinang yang pada umumnya dilakukan di lapangan terbuka, menjadi berbeda ketika dilakukan di tengah sungai atau kali seperti yang dilakukan warga Jembatan Beton RT 01 Kelurahan Gedung Pakuon Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.
Warga yang tinggal di bantaran Kali Belahu ini terpaksa menggelar Panjat Pinang di kali yang kondisinya kotor, dengan airnya berwarna hitam dan dipenuhi sampah.
Ketua panitia pelaksana HUT RI ke 47 Bang Uuk mengatakan, pihaknya terpaksa karena memang tidak ada lokasi dan lapangan yang dulubada saat ini sudah menjadi rumah.
"Yah setiap tahun emang beginilah kondisinya, karena emang sudag tidak ada lokasi lagi. Tapi walaupun di kali kotor kami warga tetap antusias demi memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia," ungkapnya saat ditemui di lokasi perlombaan, Sabtu (17/08/2019).
Saat ditanya apa tidak khawatir bila peserta terluka karena banyak beling (pecahan kaca) dan gatal-gatal. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakan (P3K). "Kita sudah siapkan juga P3K kalau ada yang terluka kena beling," kata dia. (Sule)
Berita Lainnya
-
39.678 Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang saat Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Zakat Dibagikan Kepada Jamaah dan Warga Sekitar Masjid Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Imam Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Khutbah Idul Fitri, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial
Sabtu, 21 Maret 2026








