Terjadi Keributan Dalam Paripurna DPRD Pesibar, Kabag Protokoler Dikecam
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat sampaikan Nota protes akibat ulah yang dilakukan kabag protokoler pemkab Suryadi yang dianggap memalukan dan menciderai demokrasi pada saat rapat paripurna persetujuan RAPBD Perubahan, Selasa (6/8) lalu.
Ulah yang dipertontonkan Suryadi didalam ruang sidang dianggap sejumlah anggota DPRD sebagai tindakan Agitasi dan merupakan upaya intimidasi dan provokasi, terhadap Martin Sofian anggota DPRD asal fraksi Gerindra - PKS.
Tidak berbeda dengan yang tertera pada Nota protes sumber terpercaya Kupastuntas.co dilingkup sekretariat DPRD Kabupaten Pesisir Barat, yang enggan jika namanya ditulis mengatakan, yang membuat sejumlah anggota Dewan membuat Nota protes itu bermula saat Juru bicara badan anggaran Martin Sofyan mengkritik kinerja protokol dan humas Bupati yang dinilai kurang maksimal dan belum memuaskan.
"Sebagai juru bicara Banang pak Martin mengkritisi pelaksanaan event resmi Harganas yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, menurut Pak martin, kendati saat pelaksanaan Harganas telah diingatkan namun perhatian panitia terhadap tokoh dan pemangku adat tidak memuaskan mulai dari penempatan, penyambutan hingga hidangan konsumsi, padahal Sai batin merupakan simbol Kabupaten Pesisir Barat,"ujar sumber dengan mewanti wanti namanya tidak ditulis.
Selain itu Pak Martin juga mengkritik surat undangan pemerintah daerah yang ditujukan kepada anggota DPRD yang dinilai banyak keliru, karena anggota DPRD yang sudah tidak aktif lagi bahkan sudah meninggal dunia masih diundang, seketika itu juga Kabag protokol (Suryadi) menghampiri juru Bicara Banang (Martin) seakan tidak menerima jika dikritik dan seketika itu juga terjadi keributan. Jelas Sumber Kupastuntas.co. (Tim)
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








