Gubernur Arinal: Impor Kopi Jangan Jadi Budaya!
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengingatkan seluruh pengusaha kopi di Lampung agar tak menjadikan impor kopi sebagai budaya, karena menurutnya hal tersebut akan merusak image kopi Lampung di mata internasional.
Hal itu ditegaskan Arinal saat diwawancara usai menghadiri acara Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui public - private partnership (PPP) dan imbal jasa lingkungan, di Hotel Horison Bandar Lampung, Kamis (01/08/2019).
"Yang panting saya ingin membuat Lampung itu mandiri, kalau ternyata kopi itu ada kegagalan panen sehingga konsumsi yang dibutuhkan dan sangat diperlukan maka impor menjadi salah satu solusi, tapi bukan untuk dibudidayakan," ujar Arinal.
Sementara itu, mengenai adakah rencana untuk memanggil pihak Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Dewan Kopi, dan para importir kopi di Lampung, ia mengaku masih perlu melihat situasi terlebih dahulu.
"Kalau saya ada rencana bertemu Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian dulu, biarikan di bawah kalau yang bertemu itu. Kalau ditangani Polda Lampung, ya itu wewenang beliau," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
39.678 Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang saat Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Zakat Dibagikan Kepada Jamaah dan Warga Sekitar Masjid Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Imam Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Khutbah Idul Fitri, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial
Sabtu, 21 Maret 2026








