Gubernur Arinal: Impor Kopi Jangan Jadi Budaya!
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengingatkan seluruh pengusaha kopi di Lampung agar tak menjadikan impor kopi sebagai budaya, karena menurutnya hal tersebut akan merusak image kopi Lampung di mata internasional.
Hal itu ditegaskan Arinal saat diwawancara usai menghadiri acara Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui public - private partnership (PPP) dan imbal jasa lingkungan, di Hotel Horison Bandar Lampung, Kamis (01/08/2019).
"Yang panting saya ingin membuat Lampung itu mandiri, kalau ternyata kopi itu ada kegagalan panen sehingga konsumsi yang dibutuhkan dan sangat diperlukan maka impor menjadi salah satu solusi, tapi bukan untuk dibudidayakan," ujar Arinal.
Sementara itu, mengenai adakah rencana untuk memanggil pihak Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Dewan Kopi, dan para importir kopi di Lampung, ia mengaku masih perlu melihat situasi terlebih dahulu.
"Kalau saya ada rencana bertemu Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian dulu, biarikan di bawah kalau yang bertemu itu. Kalau ditangani Polda Lampung, ya itu wewenang beliau," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026








