Curanmor Bikin Resah Warga Teluk Betung, Pelaku Diduga Siswa Sekolah
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Warga Teluk Betung Selatan Bandar Lampung resah terhadap kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang semakin marak terjadi akhir-akhir ini, Kamis (01/08/2019).
Telah terjadi kejahatan curanmor berturut-turut sepekan kemarin, dimulai dari Kamis hingga Sabtu (25-27/07/2019) yang lalu, ada sebanyak 3 laporan dari masyarakat terkait kehilangan kendaraan bermotor.
Wari (50) warga Kelurahan Kuripan merupakan salah satu korban curanmor, mengaku telah kehilangan motornya di seputaran Teluk Betung Jumat (26/07/2019) lalu, tepatnya di depan Masjid Al Anshor Jl. Kh. Hasyim Ashari, Kelurahan Gedong Pakuan, Kecamatan Teluk Betung Selatan.
"Iya saya kehilangan motor di depan Masjid Al Anshor Gedong Pakuan (GP) Jumat kemarin," jelasnya saat diwawancarai dikediamannya, Kamis (31/07/2019).
Terlihat dari rekaman cctv yang ada di Alfamart dan di Masjid Al Anshor Jl. Hasyim Ashari Gedong Pakuan Teluk Betung Selatan, diduga yang tertangkap di kamera ialah pelaku yang sama yang telah melakukan curanmor pada 25 Juli dan 26 Juli 2019.
Ridho (26), warga Kelurahan Gedong Pakuan yang berprofesi sebagai juru pakrir di tempat kejadian perkara (Alfamart) menjelaskan dirinya telah melihat kejadian dari rekaman cctv di tempatnya bekerja.
"Saya pas lagi gak kerja hari itu, tapi saya sudah liat cctv, jelas mukanya tapi orang sekitar sini gak ada yg kenal," terangnya.
"Pelakunya memakai seragam sekolah (seragam Pramuka), dan salah satu pelakunya pincang, sama dengan pelaku yg di Masjid Al Anshor," tambahnya.
Diketahui kejahatan curanmor sendiri di Kecamatan Teluk Betung Selatan telah terjadi berkali-kali dalam 1 minggu terakhir. Berawal pada Kamis hingga Sabtu, telah masuk 3 laporan dari warga perihal kehilangan motor di Teluk Betung Selatan. Dan diduga salah satu pelaku kejahatan berstatus siswa sekolah, karna terlihat menggunakan seragam sekolah ketika melancarkan aksinya.
Diharapkan pihak kepolisian segera menindaklanjuti masalah ini, karena warga sudah sangat resah dengan kejahatan curanmor ini. Apa lagi diduga pelaku kejahatan merupakan komplotan penjahat curanmor yang beranggotakan anak sekolah di Bandar Lampung. (Rino)
Berita Lainnya
-
Jelang Hari Buruh, PLN Perkuat Budaya K3 demi Keselamatan Kerja dan Keandalan Layanan
Senin, 20 April 2026 -
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026








