Pringsewu Deklarasi Menuju Pekon Layak Anak dan Sekolah Ramah Anak
Kupastuntas.co, Pringsewu - Deklarasi menuju Pekon Layak Anak dan Sekolah Ramah Anak se-Kabupaten Pringsewu digelar di sela-sela upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 di lapangan Pemkab Pringsewu, Senin (29/7).
Deklarasi Pekon Layak Anak dibacakan oleh Pj Kepala Pekon Sidoharjo Tabrani AF diikuti para kepala pekon, serta Deklarasi Sekolah Ramah Anak dibacakan oleh perwakilan kepala sekolah. Selain pendeklarasian, juga dilakukan penandatanganan komitmen Pekon Layak Anak dan Sekolah Ramah Anak.
Mengangkat tema "Perkuat peran keluarga dalam berbagai upaya untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak–Kita Anak Indonesia Kita Gembira", upacara yang diikuti para aparatur sipil negara, para pelajar dan anak-anak ini juga dihadiri para pejabat daerah dan muspida, dengan inspektur upacara Bupati Pringsewu H. Sujadi, perwira upacara Sekdis P3AP2KB Dra. Apolonia Karwati, serta komandan upacara Alfian, pelajar SMAN 2 Pringsewu. Selain itu, pada upacara peringatan HAN ini, seluruh petugas upacara seluruhnya adalah anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Pringsewu (FORMAP).
Pada kesempatan tersebut juga dibacakan pernyataan 10 butir permohonan Suara Anak Pringsewu 2019, serta pemberian penghargaan kepada anak berprestasi, masing-masing kepada Elang Pandu Albian (SDN 1 Pringsewu Selatan–prestasi renang), Kayla Zahratussyifa (SD IT Cahaya Madani–OSN IPA), Zacha Arif Wicaksana (SMPN 4 Pringsewu–prestasi gitar), dan Anissa Rizki Ananda (SMPN 3 Pringsewu–OSN Matematika).
Kemudian penghargaan Keluarga Peduli Perlindungan Anak, masih-masing kepada Miskan (Purwodadi), Deby dan Surono (Pagelaran Utara), Sumaji (Sukoharjo III), serta Turiman (Panggungrejo Utara). Juga kepada sejumlah OPD dan lembaga diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Bappeda, BPBD, Bank Lampung, LPA, Child Fun dan Save Children.
Bupati Pringsewu H. Sujadi dalam amanatnya mengharapkan dengan peringatan Hari Anak Nasional dapat mengingatkan semua pihak mengenai tanggung jawab yang harus dilakukan agar anak-anak kelak menjadi manusia yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkarakter tangguh, tumbuh dan berkembang dengan baik.
Menurutnya, anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa strategis dan mempunyai ciri dan sifat yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh.
“Oleh karena itu, untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia unggul di masa depan, upaya pembangunan anak harus mulai difokuskan sejak anak masih berada di dalam kandungan. Semoga anak-anak kita bisa menjadi anak yang QuRrota a'yun,” katanya.
Bupati Pringsewu juga mengharapkan Kementerian Agama dapat bekerjasama dengan Pemkab Pringsewu, agar tempat-tempat ibadah di Kabupaten Pringsewu, juga bisa menjadi tempat yang layak anak, termasuk perkantoran di lingkungan Pemkab Pringsewu, agar juga dapat menjadi kantor yang layak anak. Bupati juga mencontohkan kantor Dinas P3AP2KB Kabupaten Pringsewu yang sementara ini bisa dijadikan percontohan bagaimana sebuah kantor layak anak. (Manalu)
Berita Lainnya
-
Lagi, Puluhan Remaja di Pringsewu Terjaring Razia Saat Balap Liar
Minggu, 19 April 2026 -
Pengukuhan Bunda SICANTIKS Pringsewu, OJK Perkuat Peran Perempuan Dalam Literasi dan Inklusi Keuangan
Kamis, 16 April 2026 -
Bendungan Way Sekampung Disiapkan Jadi Ikon Baru, Amphiteater Budaya hingga Venue PON 2032
Kamis, 16 April 2026 -
Gagal Curi Motor di Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
Senin, 13 April 2026








