BMKG: Gelombang Enam Meter Masih Berpotensi di Sejumlah Perairan Indonesia
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gelombang laut dengan ketinggian 1,25 meter hingga enam meter masih berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia hingga tiga hari ke depan, sehingga masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan terutama terhadap pelayaran.
"Peningkatan gelombang tinggi terjadi menyusul adanya pola tekanan rendah 1007 hPa di Samudera Pasifik timur Filipina dan sirkulasi di Perairan utara Papua Barat," kata Kabag Humas BMKG Taufan Maulana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari tenggara-barat daya dengan kecepatan 4-20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur-tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu-Enggano, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Bitung-Manado, Laut Banda, Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
BMKG juga memprakirakan sejumlah perairan lain seperti Perairan Bengkulu-Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Barat Lampung, serta Selat Sunda bagian selatan berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran antara 4-6 meter. (ant/red)
Berita Lainnya
-
39.678 Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang saat Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Zakat Dibagikan Kepada Jamaah dan Warga Sekitar Masjid Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Imam Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Khutbah Idul Fitri, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial
Sabtu, 21 Maret 2026








