Pilkades Terindikasi Kecurangan, Warga Bumi Sari Lamsel Tuntut Pencoblosan Ulang
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Lantaran belum adanya kejelasan atas pengaduan warga ke Bagian Otonomi Daerah Pemerintah Lampung Selatan terkait dugaan kecurangan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bumi Sari Kecamatan Natar, Lampung Selatan, ratusan warga akhirnya meluapkan emosinya dengan berunjuk rasa di depan balai desa setempat, pada Jumat (12/7/2019).
Wahyu Aria Sakti, selaku warga setempat menyebutkan terdapat kecurangan yang nampak dilakukan oleh panitia pelaksanaan Pilkades pada 26 Juni 2019 di Balai Desa Bumi Sari.
Ia menganggap bahwa panitia tidak menunjukkan sikap netralitas selama pelaksanaan Pilkades. Hal itu terbukti ada 460 warga yang memiliki formulir C6 tidak dapat menyalurkan hak suaranya.
"Dari panitia bilang surat suaranya habis. Dari pagi sampai jam 11 siang masyarakat yang menunggu bolak-balik hendak memilih tidak juga dipanggil untuk mencoblos. Jadi mungkin sama panitia surat suara ditimbun dulu agar seolah-olah mengulur waktu sampai masa pencoblosan berakhir," ujar Wahyu saat dikonfirmasi.
Wahyu menambahkan, warga merasa dirugikan atas hal tersebut menuntut supaya adanya pemungutan suara ulang. "Warga ini merasa dirugikan karena hak pilihnya tidak bisa disalurkan. Siapa pun Kadesnya yang terpilih nanti kita terima, tapi yang penting suara masyaralat Desa Bumi Sari Natar ini bisa tersalurkan," pungkasnya.
Untuk diketahui, pada pemilihan kepala Desa Bumi Sari terdapat lima calon. Diantaranya nomor 1 Yosar Supriono, nomor 2 Suridaria, S.E, nomor 3 Andi Ratna Ulang, nomor 4 Akhmadun, No 5 Sudibyo. (Erik)
Berita Lainnya
-
Tragedi KDRT Berujung Maut, Menantu Bunuh Mertua di Jati Agung Lampung Selatan
Senin, 20 April 2026 -
Tes DNA Bongkar Fakta Kasus Rudapaksa di Sidomulyo Lamsel, Kakek Kandung Jadi Tersangka
Sabtu, 18 April 2026 -
Polisi Bekuk Pencuri Uang Rp20 Juta di BRI Link Sidomulyo Lampung Selatan
Jumat, 17 April 2026 -
Diduga Salah Injak Gas, Mobil di Natar Lamsel Tewaskan Pengendara Motor
Jumat, 17 April 2026








