Tim Asesor BAN-PT Visitasi Akreditasi Prodi Doktor Ilmu Pertanian Unila
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) kembali melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Lampung (Unila) untuk melakukan visitasi. Setelah melakukan visitasi pada Prodi D3 Ilmu Perpustakaan, kali ini Tim Asesor BAN-PT visitasi akreditasi Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian.
Dua Asesor yaitu Prof. Dr. Totok Agung Dwi Haryanto dari Universitas Sumatera dan Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo dari Universitas Gajah Mada. Keduanya disambut Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Bujang Rahman. Kegiatan berlangsung di ruang sidang dekan lantai 2 Fakultas Pertanian (FP), kampus setempat, Rabu (10/7/2019).
Bujang menyampaikan, S3 Ilmu Pertanian merupakan prod strategis di Unila dalam konteks penyelenggaraan pembangunan di daerah maupun nasional. Unila saat ini tengah bertransformasi dari teaching university menjadi research university. Dalam rangka mendukung upaya tersebut program magister dan doktoral menjadi salah satu prioritas pengembangan di Unila. Selain itu untuk mendorong animo masyarakat mengikuti program ini.
“Jadi tidak semata-mata melihat program doktor sebagai income generating bagi universitas, melainkan upaya pengembangan dan pendalaman ilmu pengetahuan,” kata Bujang.
Ia menambahkan, Unila sejak beberapa tahun terakhir menggulirkan program beasiswa bebas biaya pendidikan bagi calon mahasiswa setempat. Dana beasiswa program Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera dan program studi yang mungkin animonya sangat terbatas. (Rls)
Berita Lainnya
-
Itera Siapkan 5.200 Kuota Mahasiswa Baru 2024, 65 Persen untuk Jalur SNBT
Selasa, 26 Maret 2024 -
PSGA UIN Raden Intan Lampung Rekrut Duta Konselor Sahabat ULT
Jumat, 22 Maret 2024 -
Hari Terakhir Pendaftaran SPAN-PTKIN 2024, UIN RIL Sediakan Kuota 3.000 Mahasiswa Baru
Selasa, 19 Maret 2024 -
Pemprov Lampung Usulkan 2.074 Formasi PPPK Guru Tahun 2024
Minggu, 17 Maret 2024








