Dua Kajari di Lampung Berganti, Yusna Adia Jabat Kajari Bandar Lampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pergeseran jabatan kembali terjadi di Institusi Adhiyaksa. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung yang dikeluarkan pada Rabu (10/7). Dalam SK tersebut terdapat ratusan jabatan yang dirolling.
Diantaranya dua jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Dua Kajari yang mendapat promosi jabatan tersebut adalah Kajari Bandar Lampung dan Kajari Kalianda, Lampung Selatan. Mereka yakni Yusna Adia (Asisten Datun Kejati Banten) menggantikan posisi jabatan Kajari Bandar Lampung, Hentoro Cahyono.
Selanjutnya, Hentoro akan bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Sosial, Ketertiban dan Ketentraman Umum, Pembinaan Masyarakat Taat Hukum pada Direktorat Kemasyarakatan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI.
Kemudian jabatan Kajari Kalianda, Lampung Selatan, Sri Indarti digantikan oleh Hutamrin yang sebelumnya menjabat Kabag Tata Usaha pada Kejati NTB. Sedangkan Sri Indarti akan menjabat sebagai Kajari Majalengka.
Dikonfirmasi terkait rolling tersebut, Yusna Adia, membenarkannya. “Ya benar. Makasih ya,” kata Yusna saat dihubungi, Rabu (10/7) malam.
Untuk diketahui, Yusna bukanlah orang baru di lingkungan Kejati Lampung. Ia sebelumnya jaksa di Kejati Lampung pada bidang Pidana Khusus. Yusna juga merupakan salah satu tim jaksa yang menangani kasus korupsi terpidana Sugiarto Wiharjo alias Alay dan mantan Bupati Lampung Timur, Satono yang kini masih buron.
Ia pun pernah mendapat promosi menjadi Kajari Lampung Utara pada tahun 2017. Dan kembali dipromosikan menjadi Asisten Datun Kejati Banten. (Oscar)
https://youtu.be/u0S8QsyKHAA
Berita Lainnya
-
Bandar Lampung Sabet Juara I Nasional Creative Financing, Kemendagri Beri Penghargaan
Sabtu, 25 April 2026 -
Kunker ke Bandar Lampung, Mensos Dorong Akurasi dan Digitalisasi Data Bansos
Sabtu, 25 April 2026 -
Mendagri Ajak Lima Kepala Daerah di Sumbagsel Buat Program Konkret 2027-2029
Sabtu, 25 April 2026 -
ITERA Bakal Bangun Auditorium Raksasa Berkapasitas 5.000 Orang, Ajukan Anggaran Rp200 Miliar
Sabtu, 25 April 2026








