Antisipasi Bencana Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019, BPBD Tanggamus Dirikan Posko Keamanan
Kupastuntas.co, Tanggamus - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus menyiagakan petugas kebencanaan dan relawan di jalur mudik dan balik yang rawan banjir dan longsor selama 24 jam di wilayah Kabupaten Tanggamus. Hal ini sebagai antisipasi bencana alam dimusim mudik lebaran 2019.
Untuk itu BPBD bekerjasama dengan Basarnas dan Dinas Perhubungan Tanggamus telah mendirikan posko di sejumlah tempat dan menyiapkan pelayanan 24 jam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanggamus, Maryani mengatakan sejumlah jalur mudik di Kabupaten Tanggamus, rawan banjir dan longsor jika curah hujan tinggi. Lokasi rawan longsor antara lain di jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Batukeramat dan Kecamatan Semaka.
"Mengantisipasi itu semua, BPBD membuat posko, dikhususkan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, terutama di jalur mudik dan balik lebaran 2019," kata Maryani saat rapat persiapan pengamanan arus mudik dan balik di Mapolres Tanggamus, Senin (27/5/2019).
Maryani menjelaskan, pihaknya menyiapkan pelayanan 24 jam yang stanby di kantor BPBD, selain membantu Polres Tanggamus juga memantau monitor seperti monitor bencana tsunami dan gempa.
Kemudian pihaknya membangun posko gabungan bersama Basarnas dan Dishub yang dipusatkan di kantor Syahbandar Kota Agung guna mengantisipasi jalur laut yang akan dipakai oleh pemudik.
Selanjutnya, BPBD juga menyiapkan sarana meliputi excavator, truck serbaguna, speedboat, perahu karet, chaisaw, alkon dan lain-lain yang siap digunakan apabila terjadi bencana.
"Dalam hal ini, kami bersifat mobile. Dimana ada bencana tim kami akan mendatanginya, namun untuk posko terpadu hanya terdapat di kantor Syahbandar," jelasnya.
Maryani menambahkan, untuk mempermudah masyarakat menyampaikan laporan bencana BPBD Tanggamus menyiapkan call center yang stanby selama 24 jam. "Jika terjadi bencana silahkan menginformasikan melalui nomor handphone 085279544748," pungkasnya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Anak Gagal Masuk Negeri, Janda 4 Anak di Tanggamus Nangis Hadapi Biaya Sekolah Swasta
Rabu, 01 Juli 2026 -
Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kotaagung Timur Tanggamus
Selasa, 30 Juni 2026 -
Sempat Terkendala Sistem, Layanan Rekam KTP Elektronik di Tanggamus Kembali Dibuka
Senin, 29 Juni 2026 -
Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Toko Diamond Berkah di Wonosobo Tanggamus
Minggu, 28 Juni 2026








