Inilah Dua Lokasi di Lampung Dijadikan Tempat Pemantauan Hilal
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Untuk menentukan kapan awal puasa ramadan, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) akan menggelar sidang isbat menggunakan rukyat untuk melihat posisi bulan.
Ketua Tanfidzyiyah PWNU Provinsi Lampung, KH Mohammad Mukri mengatakan, dalam menentukan awal ramadan dasarnya bukan hanya hisab tetapi juga menggunakan rukyat yaitu aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang tampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).
"Kalau NU bukan hanya menggunakan hisab atau melakukan penghitungan diatas kertas tetapi juga akan melakukan rukyat hilal," kata Mukri, Rabu (24/4).
Ia menuturkan, NU memang kerap menentukan awal puasa saat injury time, melalui sidang itsbat, hal ini pun berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menentukan hari pertama puasa pada tanggal 6 Mei 2019 karena menggunakan hisab.
Mukri juga mengatakan, ada Dua lokasi di Lampung rencananya akan dijadikan tempat pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan. yakni, POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda dan POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat.
“Di dua lokasi tersebut rencananya akan dilakukan pemantauan hilal,” ucapnya.
Mukri juga mengimbau, kepada masyarakat untuk menunggu pemerintah melalui Kementerian Agama RI yang akan menggelar sidang itsbat untuk menetapkan kapan waktu umat islam melaksanakan puasa ramadan tahun 2019 ini.
“Karena pada prinsipnya Indonesia berbangsa dan bernegara, maka mengikuti keputusan pemerintah,” tandasnya. (Wanda)
Berita Lainnya
-
Ancaman Kemarau Panjang Mengintai, BPBD Imbau Masyarakat Siaga Karhutla dan Krisis Air
Senin, 06 April 2026 -
Pelantikan BEM Unila, Gubernur Mirza Soroti Bonus Demografi 71 Persen di Lampung
Senin, 06 April 2026 -
Jalan Pattimura dan dan Soekarno–Hatta di Metro Segera Dibenahi, Telan Anggaran 12 Miliar
Senin, 06 April 2026 -
Kejar Target Rp464 Miliar PKB, Samsat Rajabasa Perluas Akses Layanan
Senin, 06 April 2026








