Mahasiswa dan Pelajar Pringsewu Ikuti Lomba Teknologi Tepat Guna
Kupastuntas.co, Pringsewu - Final lomba teknologi tepat guna (TTG) di lingkungan Pemda Pringsewu yang digelar di aula STIMIK Pringsewu diikuti oleh pelajar, mahasiswa dan umum, Kamis (28/3/2019).
Peserta lomba dari MA Ma'arif Keputran, Sukoharjo Ibnu Nanda Pratama dan Qoriyati Nur Khotimah mempresentasikan alat penimang bayi otomatis kontroler dan mobile aplication kepada dewan juri.
"Perkembangan teknologi sangat diharapkan untuk membantu pergerakan manusia. Contohnya ibu rumah tangga yang memiliki bayi sering kelelahan menggendong bayinya, maka dengan alat ini bisa mengurangi beban si ibu," kata Nanda.
Sementara rekan Nanda, Qoriyati Nur Khotima menambahkan, alat penimang bayi di desain dengan alat sensor, ukuran suhu, serta ada musiknya.
"Jadi saat bayi ngompol akan terdengar bunyi suara secara otomatis," ungkapnya.
Peserta lain dari Teknokrat Lampung mempresentasikam Smart Pest Control sistem penanggulangan serangan hama berbasis sistem bakar. Salah satu anggota tim Bayu Anggoro menjelaskan alat ini di lengkapi sensor, selang untuk alat menyemprot tanaman.
"Kalau ada hama yang terdeteksi maka alat akan otomatis menyemprot. Ini generasi pertama. Sebelumnya sudah ikut lomba antar mahasiswa internal kampus," ungkapnya.
Kepala Bappeda Pringsewu Relawan menjelaskan, untuk pendaftaran lomba TTG dibuka sejak 25 Februari 2019.
"Ada 35 proposal yang masuk namun yang lolos seleksi panitia sebanyak 23 peserta, 17 kategori umum/mahasiswa dan 6 kategori pelajar," ujar Relawan.
Dia mengatakan lomba TTG sudah berlangsung selama 4 tahun terakhir yang pesertanya juga ada dari luar Pringsewu. Adapun pemenang lomba akan diikutsertakan ke tingkat Provinsi.
"Ada 5 dewan juri dari akademisi yang sifatnya independen," pungkas Relawan. (Manalu)
Berita Lainnya
-
Baru Selesai Diperbaiki, Beberapa Ruas Jalan di Pringsewu Kembali Rusak
Kamis, 05 Februari 2026 -
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026









