Bawaslu Lampung Ajak Pelajar NU jadi Duta Pengawas Pemilu
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menggandeng Ikatan Pelajar Nahdalatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdalatul Ulama (IPPNU) untuk menjadi duta pengawas pemilu dalam kontestasi pemilu 2019.
Ketua Bawaslu Lampung Fatkhatul Khoriyah mengungkapkan, Bawaslu Lampung terus mencoba menggait seluruh lapisan masyarakat khususnya pelajar untuk bersama-sama melakukan pengawasan dalam pemilu 2019, salah satunya seperti IPNU ini.
"Iya kita menggandeng generasi-generasi muda, khususnya pemilih pemula untuk bisa menjadi duta-duta pengawas pemilu mengingat waktu yang tersisa kurang lebih 19 hari lagi. Kita berharap pelajar ini yang tergabung di IPNU bisa memberikan influens pelajar-pelajar di Lampung khususnya keluarga besa NU, mengawal proses minimal mereka tidak hanya di TPS tetapi mereka juga melihat proses penghitungan dan kemudian menyebar luaskan melaluI media sosial agar bisa terkontrol," ungkapnya usai memberikan materi dalam sosialisasi partisipasi pengawasan bersama IPNU, di hotel Bukit Randu, Selasa (26/03/2019).
Khoir juga mengatakan, pihaknya akan menyentuh semua golongan, untuk bersama-sama mengawasi pemilu, karena Bawaslu tidak bisa berjalan sendirian dalam melakukan pengawasan. Maka dari itu, Bawaslu mencoba menggaet pelajar untuk ikut serta dalam pengawasan.
"Saya berharap rekan-rekan tidak hanya mencoblos saja, tetapi ikut serta mengawasi seperti mengawasi penghitungan suara, memfoto C plano dan posting di medsos dengan hastag kawal suara pemilu 2019 dan menjadikan pemilu yang berintegritas," ungkapnya. (Sule)
Berita Lainnya
-
UTI LEAD Center Berdayakan Siswa SMA/SMK di Lampung Melalui Pelatihan Affiliate Marketing Dukung SDG’s
Minggu, 15 Februari 2026 -
Polresta Bandar Lampung Bentuk Jiwa Kepimpinan Generasi Muda Lewat Lokabhara Pramuka
Minggu, 15 Februari 2026 -
Komisi II DPRD Lampung Dukung Revitalisasi Tambak Dipasena, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Minggu, 15 Februari 2026 -
Pabrik Tapioka PT SPM 2 Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Minggu, 15 Februari 2026









