Puting Beliung Terjang Seputihraman Lamteng, Puluhan Rumah Rusak
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Bencana alam kembali menerjang Kabupaten Lampung Tengah. Kali Ini, seluruh kampung di Kecamatan Seputihraman, Lamteng, harus menerima bencana musiman tersebut.
Salah satu warga Kampung Rama Dewa I Gede Indra Kusuma mengatakan bahwa di wilayahnya puluhan rumah rusak parah. Di mana atap rumah serta kandang ternak rata secara keseluruhan.
"Ini memang bencana yang luar biasa Mas. Di mana suasana saat bencana angin puting beliung sangat mencekam dan menakutkan. Sebab, dunia seperti mau hancur saja," katanya Kamis, (14/3/2019).
Kepala Kampung (Kakam) Rukhti Harjo Gunawan menjelaskan musibah yang mencekam itu berlangsung sekira pukul 19.15 WIB.
"Kejadian itu bisa diperkirakan berlangsung selama 2 jam. Angin kencang disertai petir yang membuat puluhan rumah di Kampung Rukhti Harjo hancur berantakan. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa," katanya.
Sementara Itu, Camat Seputihraman Eko Danarto menjelaskan diperkirakan hampir keseluruhan kampung di Kecamatan Seputihraman terkena musibah angin puting beliung.
"Kita perkirakan kalau setiap kampung terkena musibah angin puting beliung. Berarti ratusan rumah mengalami kerusakan. Saat ini petugas dari aparatur kampung dan kecamatan sedang mendata, besok baru bisa mendapat data yang akurat," katanya.
Masih kata Camat, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Lamteng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDBD.
"Kami sudah melaporkan terkait kejadian ini. Di sini saya mewakili warga Kecamatan Seputihraman, segara mendapat bantuan dari Pemkab Lamteng. Sehingga, beban mereka dapat menjadi ringan dan terbantu," pungkasnya. (Towo)
Berita Lainnya
-
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Pemprov Matangkan Peluncuran Lampung In Versi 2
Jumat, 19 Juni 2026 -
Lampung Terpilih Jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029
Jumat, 19 Juni 2026








