Jembatan Penghubung Dua Desa di Lambar Putus, Aktivitas Masyarakat Lumpuh Total
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Akibat curah hujan yang tinggi mengguyur kabupaten Lampung Barat (Lambar) pada Sabtu (16/05/2019) hingga Minggu (17/02/2019) jembatan penghubung antara Pemangku tiga dan empat Pekon (Desa) Bumi Agung Kecamatan Belalau rubuh diterjang banjir.
"Jembatan dengan panjang hingga sepuluh meter dan lebar dua meter itu rubuh usai diterjang banjir. Jembatan itu bukan hanya penghubung antar pemangku, tetapi juga salah satu akses menuju persawahan masyarakat kami juga," kata Juru Tulis (Jurtul) Pekon Bumiagung Saipul melalui sambungan selulernya, Senin (18/02/2019).
Akibat terputusnya jembatan tersebut dirinya mengaku akses warga antar pemangku macet total khususnya untuk pengguna kendaraan roda dua. Sedangkan untuk pejalan kaki bila melintasi jalan tersebut harus menyeberang sungai.
"Aktifitas warga kedua pemangku ini lumpuh total, karena untuk menyeberang sungai dengan berjalanan kaki juga sulit karena hingga saat ini debit air masih cukup tinggi," keluhnya.
Sedangkan Peratin Pekon Bumiagung Marwan, membenarkan informasi tersebut, bahkan hingga saat ini belum ada upaya maupun tindakan yang bisa melancarkan akses jembatan penghubung dua pemangku tersebut.
"Sejauh ini kita belum bisa mengambil tindakan ataupun upaya karena aliran sungai masih cukup deras, belum lagi jembatan penyeberangannya terlalu panjang jadi untuk di beri jembatan sementarapun susah. Kami berharap agar Pemkab bisa memberikan bantuan pembangunan jembatan itu kembali," singkatnya. (Iwan)
Berita Lainnya
-
Iptu Andy Ruswandy Resmi Jabat Kasat Narkoba Polres Lampung Barat yang Baru
Sabtu, 09 Mei 2026 -
Audiensi dengan Kemensos, Bupati Lampung Barat Usulkan Program Sosial hingga Pengolahan Kopi
Jumat, 08 Mei 2026 -
Kabar Baik, Kawasan Kumuh Pajar Bulan Lambar Bakal Jadi Permukiman Layak Huni
Kamis, 07 Mei 2026 -
Satpol PP Amankan ODGJ Berkeliaran di Pasar Liwa
Kamis, 07 Mei 2026








