Polairud Lampung Berhasil Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Seharga Rp300 Juta
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Kamis (14/2/2019) malam, Petugas Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Lampung berhasil mengungkap perdagangan ilegal baby lobster jenis mutiara bernilai Rp300 juta di Pekon Kuripan, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.
Direktur Polairud Polda Lampung Kombes Pol Usman HP bersama Wadir Polairud Polda Lampung AKBP Ivan Setiadi membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga orang tersangka dan membawa sebanyak 2.000 ekor baby lobster jenis mutiara ke Markas Direktorat Polairud Polda Lampung.
"Baby lobster jenis mutiara tersebut disita dari tiga pengepul berinisial SS, RS dan JH, ketiganya merupakan warga Pesisir Barat," kata Direktur Polairud Polda Lampung Kombes Pol Usman HP.
Dari hasil pemeriksaan sementara, baby lobster itu akan dijual atau diekspor ke Vietnam seharga Rp150 ribu perekornya. "Bila ditotal 2.000 ekor baby lobster jenis mutiara itu bernilai Rp 300 juta," ujarnya.
Selain mengamankan barang bukti baby lobster, tambah Usman, petugas juga menyita alat-alat yang digunakan untuk menampung dan mengemas baby lobster berupa, tabung oksigen, selang, toples kecil yang telah dimodifikasi, keranjang kecil, plastik dan steroafoam.
"Kita tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan. Selain itu, proses hukum akan terus dilanjutkan, untuk membuat efek jera bagi pelaku agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Ini kita lakukan demi menjaga kelestarian lobster di wilayah perairan Lampung," tegasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tiga tersangka bakal dijerat Pasal 88 dan Pasal 92 Undang-Undang Nomor 45/2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31/2004 tentang Perikanan juncto Pasal 2 dan Pasal 92 Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 56/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster. (Ant)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








