• Minggu, 03 Juli 2022

Empat Orang Dinyatakan Positif DBD, Upaya Pemberantasan Terus Dilakukan di Lampung Barat

Kamis, 14 Februari 2019 - 17.29 WIB
21

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Pemantauan Epidemologi (PE) terus dilakukan oleh UPT Puskesmas kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) guna mengantisipasi sekaligus menekan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah setempat. Sebab dari delapan laporan susfect DBD, empat diantaranya dinyatakan positif.

Kendati demikian, kini tiga dari empat warga yang positif DBD tersebut telah dinyatakan sehat dan sedang dalam proses pemulihan, sementara satu penderita lainnya sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU).

Di temui disela- sela kegiatan PSN, Kepala UPT Puskesmas Batuketulis Sarwo Edy Wahono membenarkan terkait adanya empat warga yang dinyatakan positif DBD tersebut, namun pihaknya memastikan bahwa kini tiga penderita sudah pulih, sementara satu orang diantaranya sudah mendapat penanganan medis.

"Iya, tapi ketiga penderita Alhamdulillah sedang dalam proses pemulihan, sedangkan satu diantaranya sudah di rawat. Sejak pekan lalu sampai Rabu (13/2/2019), kami terus melakukan PSN sekaligus menabur dan membagikan serbuk abate. Memang ada beberapa lokasi yang sudah kami temukan ada jentik nyamuk Aedes aegypti,"ungkap Sarwono, Kamis (14/2/2019).

Sejauh ini, pihaknya berharap kepada masyarakat setempat agar membiasakan hidup bersih dan menggencarkan PSN dengan menabur serbuk Abate yang telah dibagikan serta melakukan gerakan 3M Plus yakni mengubur barang bekas, menguras tempat penampungan air dan menutup tempat penampungan air sedangkan plus nya adalah hindari gigitan nyamuk, tidur pakai kelambu, dan memakai obat nyamuk.

"Fogging atau upaya pengasapan tentu akan dilakukan, tapi upaya ini hanya bersifat membunuh nyamuk dewasa saja, sehingga tidak membunuh jentik," akunya.

Selain itu, kini pihaknya juga gencar memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD dengan memperhatikan jentik di setiap genangan air, apabila terdapat jentik maka pihaknya mengimbau agar segera melakukan pengurasan.

"DBD tidak akan mengancam apabila masyarakat terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Untuk itu, kami berharap temuan kasus DBD ini menjadi yang terakhir dan masyarakat dapat berperan serta dalam upaya PSN," harapnya. (Iwan)

Editor :