Khofifa Sebut Jaringan Kyai-Santri Nasional di Lampung untuk Penguatan
Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kyai-Santri Nasional (JKSN), Khofifa Indar Parawansa hadiri Deklarasi JKSN wilayah Lampung di Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah (Lamteng), Senin (11/2/2019).
Deklarasi JKSN di Lampung ini, atas koordinasi dirinya dan Gubernur terpilih Arinal Djunaidi. Gubernur Jawa Timur terpilih ini mengatakan deklarasi JKSN tidak hanya ada Indonesia saja, namun ada juga di luar negeri yang menginginkan hal serupa.
"(JKSN) Ini namanya nasional jadi tidak hanya di Jawa saja. Tapi ada juga pimpinan cabang NU di Taiwan, Hongkong, Malaysia mereka ingin ada deklarasi JKSN,"ujarnya.
"Nah untuk hari ini ke Lampung (Deklarasi JKSN) atas koordinasi saya dan Pak Arinal bahwa ada silaturahmi dan konsolidasi yang harus dilakukan untuk saling melapisi,"tambahnya.
Menurutnya, saat ini banyak relawan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang melakukan agenda strategis untuk pemenangan. JKSN lanjutnya diharapkan bisa melapisi relawan-relawan yang sudah ada.
"Jadi kita disini bersinergi untuk penguatan,"ungkapnya.
Sementara Gubernur Lampung Terpilih, Arinal Djunaidi bersyukur dengan adanya JKSN wilayah Lampung. Menurutnya, banyaknya relawan yang ada akan lebih mempermudah memenangkan paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Saya sangat bersukur dengan adanya JKSN. Banyak relawan, bahwa apa yang kita kerjakan demi kepentingan bangsa. Jangan sampai berkumpul dan kepentingan hoax yang tanpa mengedepankan kepentingan bangsa,"ujarnya.
Arinal yang juga Ketua DPD I Golkar Lampung ini menargetkan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampung sebesar 70 persen.
Saat ini, lanjut mantan Sekda Provinsi Lampung itu, posisi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampung yang terbaik se-Sumatra.
"Target perolehan 70 persen suara untuk pak Jokowi itu wajib. Posisi (Jokowi-Ma'ruf Amin) sekarang ini Lampung yang terbaik se-Sumatera. Sumatera dalam posisi baik. Lampung akan terus menjadi yang terbaik," ujarnya. (Towo)
Berita Lainnya
-
Polisi Ungkap Home Industry Perakitan Senjata Api Ilegal di Lampung Tengah
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Tata Kelola Keuangan Pemda Lampung Tengah Buruk, Media Tak Dibayar, Transparansi Nol, Dugaan Korupsi Kian Akut
Selasa, 30 Desember 2025 -
Kemitraan Tebu SGC Menguntungkan Petani Karena Harga Dijaga Pemerintah
Senin, 22 Desember 2025 -
Pemkab Lampung Tengah Sinkronkan Program Pertanian Bersama PPL, Libatkan Kementerian Pertanian dan Sugar Group Companies Dorong Hilirisasi Tebu
Sabtu, 20 Desember 2025









