Sebanyak 220 Perumahan di Bandar Lampung Belum Serahkan Kewajiban Fasilitas Umum dan Sosial
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Penanganan masalah perizinan perumahan bagi pengembang di Kota Bandar Lampung masih menjadi perhatian Pemkot setempat, terlebih mereka yang belum menyerahkan kewajiban fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) tentunya akan terus dikejar.
Kabid Tata Ruang dan Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) setempat, Erwansyah, mengatakan, dari sekitar 250 perumahan yang ada di Bandar Lampung, baru 30 perumahan yang menyerahkan fasos-fasum.
"Terakhir baru 30 perumahan yang sudah. Kemudian sampai bulan ini ada tambahan 3 perumahan yang akan menyerahkan ke kita," kata Erwansyah di ruang kerjanya, Senin (21/1/2019).
Erwan menjelaskan, Disperkim secara bertahap akan terus melakukan pendekatan kepada seluruh pengembang perumahan agar menyerahkan pengelolaan fasos fasum. Sebab, kewajiban pengembang perumahan tersebut tercantum dalam Permendagri No.9 Tahun 2009 dan Perda Kota Bandar Lampung No.8 Tahun 2015.
"Seluruh perumahan wajib menyerahkan fasos fasum, seperti sarana ibadah, taman, jalan lingkungan, dan lainnya. Esensinya, untuk menjaga hak pembeli perumahan terhadap fasilitas itu," jelasnya.
"Kalau fasos fasum perumahan belum diserahkan, kita tidak bisa melakukan perawatan seperti jalan rusak dan sebagainya, karena masih menjadi tanggung jawab pengembang," sambungnya.
Masih kata Erwan, sebelum serah terima dilakukan, tim verifikasi dari Disperkim akan melihat terlebih dahulu kondisi fasos fasum apakah dalam kondisi baik atau tidak, serta melihat kesesuaian dengan site plan perumahan, dan ketersediaan lahan fasos dan fasumnya.
"Intinya yang diserahkan harus dalam kondisi baik, kemudian tidak ada sengketa di kemudian hari," tandasnya. (Farhan)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








