Gempa 4,4 SR di Lampura Senin Pagi Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Senin pagi (21/1/2019) sekira pukul 06.16 WIB Gempa bumi dengan kekuatan 4.4 RS mengguncang Kabupaten Lampung Utara.
Menurut pihak Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Lampung Utara, sebenarnya gempa bumi sering terjadi dari tahun 2009-2019 dan baru ini terpublikasi hasil analisis BMKG setempat.
Di Kabupaten Lampung Utara, Senin (21/1) pagi tadi telah diguncang gempa bumi dengan kekuatan 4.4 SR dengan kedalaman 181 KM, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 KM barat daya. Untuk itu masyarakat tetap diminta waspada.
PMG penyeliah Lili Somali, menjelaskan peristiwa gempa bumi yang terjadi di Lampung Utara tersebut memang benar terjadi, sekira pukul 06.16 WIB, Senin (21/1/2019).
"Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 06:16:05 WIB dengan kekuatan M=4.4 (4,4 SR) dengan koordinat episenter 4.90 LS dan 104.70 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km Barat Daya Lampung Utara, Lampung pada kedalaman 181 km," ujarnya di kantor Badan metrologi Kotabumi.
Dijelaskannya, penyebab gempa bumi yang terjadi di Lampung Utara tersebut dikarenakan adanya subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa.
"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi kedalaman menengah. Kalo pun ada gempa susulan tidak sebesar ini kalo emang ini gempa utama," kata Lili.
Hingga saat ini belum adanya laporan dari masyarakat yang terdampak gempa. Potensi gempa bumi ini tidak mengakibatkan tsunami. "BMKG selalu monitoring, dan memantau perkembangan selanjutnya," ujarnya. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026 -
Baru 3 Bulan Bertugas, Oknum Petugas Rutan Kotabumi Lampura Selundupkan 40 Paket Sabu
Rabu, 15 April 2026 -
Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Bukit Kemuning Lampura Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Minggu, 12 April 2026 -
Akses Vital Hancur, Warga Mulang Maya Lampura Menjerit
Minggu, 29 Maret 2026








