Ini Cara Disdik Lamsel Agar Anak-anak Korban Bencana Tsunami Tetap Dapat Sekolah
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Thomas Amirico menegaskan bila para siswa/anak yang ikut terdampak keganasan bencana tsunami beberapa waktu lalu, tetap akan dapat mengenyam bangku pendidikan.
Mereka yang mengungsi di rumah-rumah penduduk, akan dititipkan di sekolah terdekat, tempat mereka mengungsi saat ini.
Sedangkan, untuk siswa yang mengungsi di posko pengungsian, akan tetap bersekolah di sekolah darurat yang disediakan oleh pemerintah setempat.
"Jadi, kalau mereka mengungsi di rumah warga, kita titipkan si SD terdekat. Dan untuk yang mengungsi di posko pengungsian, kita buatkan sekolah darurat, agar mereka tetap dapat mengenyam bangku pendidikan," ujar Thomas pada wartawan Kupastuntas.co, Kamis (3/1/2019).
Ia menambahkan, untuk dua unit sekolah di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, yang mengalami kerusakan akibat gelombang tsunami selat sunda beberapa waktu lalu yakni SDN 1 dan SDN 2 Kunjir, untuk sementara waktu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) akan digabungkan di satu sekolahan yakni di SDN 1 Kunjir. Alasanya, karena kondisi sekolah tersebut masih dapat digunakan untuk aktivitas pendidikan.
"Karena bangunanya masih ada, proses KBM-nya untuk sementara digabungkan di SDN 1 Kunjir," jelas Thomas.
Ia menyebutkan, sedikitnya ada 316 siswa yang terdampak tsunami di desa setempat.
"Untuk peralatan sekolahnya, kita berikan kepada seluruh siswa. Kita berupaya memberikan yang terbaik untuk mereka agar tidak putus sekolah. Saat ini tim sedang bekerja di lapangan," tandasnya. (Dirsah)
Berita Lainnya
-
Tiga Pria di Palas Dibekuk Polisi Saat Membungkus Sabu, Pemasok dari Jabung Masuk DPO
Senin, 01 Juni 2026 -
Cekcok Berujung Maut di Siger Park Lamsel, Wanita Muda Tewas Ditikam Badik
Sabtu, 30 Mei 2026 -
Winarti dan Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri Panen Ikan dan Jagung di Palas, Dukung Swasembada Pangan
Jumat, 29 Mei 2026 -
Dugaan Pungli Berkedok Jasa Laporan Keuangan di Pemkab Lamsel Ramai di Medsos, Inspektorat Turun Tangan
Jumat, 29 Mei 2026








