Warga Pulau Sebesi Masih Butuh Banyak Bantuan
Selasa, 25 Desember 2018 - 11.45 WIB
21
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Puluhan warga Pulau Sebesi yang terdampak tsunami pada Sabtu (22/12/2018). malam lalu telah berhasil dievakuasi ke Dermaga Canti, Lampung Selatan, Selasa (25/12/2018). Mereka diangkut menggunakan 3 buah kapal motor.
Salah satu dokter relawan yang baru tiba dari Pulau Sebesi bersama rombongan warga yang dievakuasi, dr. Regen, menerangkan, kondisi di Pulau Sebesi saat ini sebanyak sekitar 70 rumah hancur, dan sekitar 20 orang mengalami luka berat seperti patah tulang, dll.
"Dokter yang sudah di sana baru saya dan satu orang dokter dari Kostrad. Semalam sampai jam 3 subuh mengobati warga di sana," kata dokter dari Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) ini.
Dirinya menjelaskan, informasi yang menyatakan bahwa warga Sebesi tidak membutuhkan bantuan obat dan makanan itu tidak benar. Regen mengungkapkan, warga Sebesi justru sangat membutuhkan bantuan berupa tenda, susu anak, makanan, obat-obatan, dll.
Karena saat ini, sambung Regen, bantuan yang masuk sebagian besar disalurkan ke wilayah Pesisir seperti Desa Way Muli dan Kunjir. Sementara bantuan yang masuk ke Sebesi sangat terbatas. Bahkan, Pulau Sebuku sama sekali belum terjamah.
Relawan Bara JP lainnya, Diki Ardian, menambahkan, kondisi di Pulau Sebesi yang berpenduduk sekitar 3000 jiwa tersebut saat malam hari listrik padam.
"Untuk menyalurkan bantuan pun harus ada bensin untuk distribusinya. Kalau bantuan di-drop di dermaga atau balai desa tidak efektif, karena banyak warga yang bertahan di kebunnya di atas bukit," kata Diki.
"Banyak yang kurang di sana. Belum ada dapur umum, tenda pengungsian yang besar, dan MCK. Untuk komunikasi harus ke dermaga baru ada sinyal," tandasnya.
(Farhan) Berita Lainnya
-
Efisiensi Energi sebagai Jalan Nyata Menuju Kemandirian Energi di Lampung, Oleh: Elka Pranita
Rabu, 08 April 2026 -
Kenaikan Harga Plastik Tekan Pelaku Usaha Tahu di Bandar Lampung, Biaya Produksi Naik Hingga Dua Kali Lipat
Rabu, 08 April 2026 -
UniRank 2026: UIN Raden Intan Lampung Kembali Masuk 6 Besar PTKIN
Rabu, 08 April 2026 -
Harga Plastik Naik, Disperindag Lampung Imbau Industri Tahu Tempe Gunakan Daun Pisang
Rabu, 08 April 2026








