3 Rumah Warga Panjang Porak Poranda Dihantam Pusaran Air Tsunami
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gelombang tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) malam, membuat 3 rumah di kecamatan Panjang kelurahan Panjang selatan kota Bandar Lampung hancur.
Menurut Dulmana (57) salah satu warga yang rumahnya roboh diterjang tsunami mengungkapkan, naiknya air laut tersebut terjadi sebanyak 3 kali dalam jenjang waktu yang cukup cepat.
"Iya saat kejadian saya lagi ngobrol sama keluarga di teras rumah, pas saya lihat ke bawah air pasangnya tidak biasa, saya ngomong sama istri saya "Kok airnya begini yah," itu air ngalir gitu pelan, terus surut, nah kedua kalinya baru deh tuh besar menghantam jembatan sama rumah Popo (Tetangga Korban) itu langsung mental hancur," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (23/12/2018).
Dulmana juga mengatakan, air sempat surut kering sampai beberapa meter, tidak lama kemudian gelombang ketiga datang lebih besar lagi menghantam rumah.
"Nah yang ketiga ini lebih besar, seperti pusaran air gitu, rumah yang hancur itu saja mental, rumah saya rubuh sampai barang-barang seperti kulkas, televisi dan elektronik lainnya tidak ada yang bisa diselamatkan," ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu warga yang melihat datangnya gelombang pasang tersebut, menurut Parmin (72) kejadian tersebut kira-kira pukul 22.00 WIB.
"Awalnya air tidak ketahuan datang, nah setelah itu surut kemudian air tiba-tiba pasang besar dengan ada suara gemuruh juga, airnya muter gitu kayak pusaran angin," ungkapnya.
Parmin mengatakan, sampai saat ini sebagian warga terutama yang perempuan masih mengungsi di rumah-rumah warga yang berlantai dua. "Iya warga masih ngungsi, sebenernya tadi pagi sudah pulang tetapi karena dengar airnya pasang lagi, jadi padi pada ngungsi lagi," kata dia. (Sule)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








