• Rabu, 10 Agustus 2022

Antisipasi Kampanye di Rumah Ibadah, Bawaslu Pringsewu Kunjungi Sejumlah Gereja

Sabtu, 22 Desember 2018 - 15.37 WIB
34

Kupastuntas.co, Pringsewu - Dalam rangka menjaga iklim kampanye Pemilu 2019 agar kondusif dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka Bawaslu Kabupaten Pringsewu melakukan upaya pencegahan atau preventif ke sejumlah gereja.

Hal itu dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru guna mengantisipasi adanya kegiatan kampanye dalam momen perayaan tersebut. Sebelumnya, Bawaslu setempat telah menyampaikan surat pencegahan dengan Nomor 237/K.Bawaslu.LA.13/PM.00.02/XII/2018 ke seluruh gereja yang ada di Kabupaten Pringsewu guna menyampaikan bahwa dalam melakukan kegiatan kampanye, tidak boleh menggunakan fasilitas milik pemerintah, tempat Pendidikan, Tempat Ibadah, dan fasilitas umum, sesuai dengan Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2018, PKPU Nomor 33 Tahun 2018, Perbawaslu Nomor 33 Tahun 2018.

“Kami dalam beberapa hari ini melakukan kunjungan untuk berkoordinasi di setiap Gereja yang ada di Kabupaten Pringsewu untuk melakukan pencegahan, karena memang ini tahun politik ya, ditakutkan apabila nanti ada caleg atau peserta politik yang memanfaatkan momen natal dan tahun baru ini untuk melakukan kampanye” ujar Fajar Fakhlevi, selaku Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pringsewu, Sabtu (22/12/2018).

Ia juga menjelaskan, Bawaslu akan terus melakukan koordinasi dengan pastor/pendeta serta pengurus gereja untuk sama sama menjaga integritas pemilu khususnya menjaga dari potensi pelanggaran dalam tahapan kampanye ini.

Hal ini disambut baik Romo RD Laurencius selaku Pimpinan Gereja Katolik Paroki St.Yusuf Pringsewu. “Gereja Katolik tidak akan pernah memberikan perintah untuk memilih calon tertentu di setiap agenda politik, baik pileg, maupun pilpres” paparnya

Ia pun menekankan bahwa Pihak Gereja hanya memberikan imbauan bagi yang ingin menggunakan hak pilih mereka untuk lebih cermat dan mengutamakan pesan moral dan sosial untuk menjaga Pemilu yang berintegritas dan bermartabat. "Pihak Gereja Hanya menyampaikan pesan moral dan sosial kepada umat," imbuhnya. (Manalu)

Editor :