Ketua MPR RI: Penembakan Papua Pelanggaran Berat, Harus Ditindak Tegas
Kupastuntas.co, Jakarta - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, mendukung pemerintah Jokowi meneruskan pembangunan di Papua meski ada insiden pembunuhan 19 pekerja Trans Papua oleh kelompok separatis bersenjata. Zulkifli meminta pemerintah tegas terhadap kelompok tersebut.
"Saya apresiasi bapak Presiden terus lanjutkan pembangunan dan harus ada tindakan tegas," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).
Ketua Umum PAN itu menilai apa yang terjadi di Papua sudah termasuk pelanggaran berat. Karena pekerja sipil turut menjadi korban.
"Bayangkan orang bekerja dibunuh sedemikian rupa sangat mengganggu, bertentangan dengan kemanusiaan. Itu pelanggaran berat," kata Zulkifli.
Soal langkah pengamanan yang harus diambil pemerintah, Zulkifli percaya kepada TNI dan Polri. Menurutnya dua institusi ini sudah kuat untuk melawan kelompok separatis.
"TNI-Polri kita sangat kuat pasti bisa mengamankan," tandasnya.
Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengaku bertanggungjawab atas peristiwa penyerangan dan pembunuhan satu anggota TNI dan karyawan PT Istaka Karya.
Motif penyerangan karena menganggap pembangunan di Papua sebagai penjajahan. Mereka menyatakan tidak akan menyerah pada TNI-Polri dan pemerintah Indonesia. (Lip6)
Berita Lainnya
-
Jelang Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Tarif Tol di Sumatera dan Jawa
Minggu, 08 Maret 2026 -
Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Aturan Berlaku Mulai 28 Maret
Jumat, 06 Maret 2026 -
Baru Dilantik 2025, Delapan Kepala Daerah Tumbang di OTT KPK
Rabu, 04 Maret 2026 -
Panen Raya Bawang Merah di Cirebon, Kementan Pastikan Pasokan Aman Jelang Ramadan hingga Lebaran
Kamis, 05 Februari 2026









