Wabup Lamtim Hadiri Survei Akreditasi di RS Permata Hati Way Jepara
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur (Lamtim) Zaiful Bokhari menghadiri acara Survei Akreditasi Program Khusus SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) edisi I di Rumah Sakit Permata Hati Kecamatan Way Jepara, Senin (26/11).
SNARS merupakan standar nasional akreditasi rumah sakit yang telah ditetapkan oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) dan sudah mulai diberlakukan pada 1 Januari 2018 di seluruh Indonesia.
“Kita berharap bahwa rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Lampung Timur setelah dilakukan akreditasi,” kata Zaiful.
Adapun beberapa kriteria yang dinilai pada survei antara lain, pencegahan dan pengendalian infeksi, hak pasien dan keluarga, sasaran keselamatan pasien rumah sakit, serta kewenangan dan kompetensi staf.
Untuk diketahui survei akreditasi ini merupakan bentuk komitmen Rumah Sakit Permata Hati untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diawali pertemuan dengan Tim Surveyor dari KARS yakni, Dr. Rosman Napitupulu, dan Rospita.
Dalam kesempatan tersebut, Zaiful berharap hasil survei nantinya dapat memuaskan dan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Setelah kita melihat kondisi Rumah Sakit Permata Hati ini dari segi perlengkapan, Alhamdulillah rumah sakit ini siap melayani pasien dan tentunya kita berharap bahwa rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Lampung Timur,” ujarnya.
Apalagi lanjut Zaiful, RS Permata Hati adalah satu-satunya rumah sakit di Kecamatan Way Jepara yang memberikan pelayanan terhadap BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan).
“Oleh karena itu tentunya pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyambut baik atas dilakukannya survei terhadap rumah sakit ini, dan mudah-mudahan hasilnya nanti sangat memuaskan untuk rumah sakit dan kita semua,” ujarnya. (Adv)
Berita Lainnya
-
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024



