Pemkab Pesibar Gelar Audiensi Terkait Keselamatan Kawasan Bandara
Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Dalam rangka mempercepat operasional Bandara M. Taufik Kiemas, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) melalui Dinas Perhubungan menggelar audiensi dengan masyarakat setempat, terkait kendala yang perlu diatasi dalam pelaksanaan hal tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Batu Gukhi kantor pemerintah setempat, Senin (19/11/2018)
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Agus Istiqlal didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Lingga Kusuma, Kepala Dinas Perhubungan, Henry Dunan, Kabag Tapem Sukmawati, dan Bagian Hukum.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perhubungan Pesibar, Henry Dunan, menyampaikan bahwa, Bandara M. Taufik Kiemas sudah dilakukan perpanjangan landasan atau runway 1300 meter dengan lebar 30 meter.
"Dengan demikian bandara siap diterbangi pesawat komersial, bila hal tersebut telah operasional maka ekonomi di Pesibar akan semakin meningkat" Ujar Henry.
Dilanjutkannya, beberapa hari yang lalu direktorat bandara telah meninjau langsung bandara M. Taufik Kiemas. Ada 3 team yang datang meninjau langsung bandara M. Taufik Kiemas.
"Dari peninjauan itu, ada temuan dari tim direktorat bandara. Diantaranya temuan tersebut adanya gundukan di ujung landasan , dengan tinggi 3 meter dan diameternya 30 meter" ungkap Henry.
Terkait hal itu, Henry mengatakan bahwasannya hal itu sudah diatasi dengan melakukan perataan pada landasan tersebut. Dengan menggunakan alat berat dan hari ini diusahakan selesai.
Lebih lanjut, dikatakan Henry bahwa keputusan menteri perhubungan tentang keselamatan kawasan penerbangan.
"Maka dari itu pohon-pohon yang di kawasan bandara harus ditebang demi keselamatan penerbangan" papar Henry.
Sementara itu, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, menyampaikan kepada masyarakat bahwasanya pemkab menerima keluhan masyarakat yang terkena penertiban kawasan bandara. Dan akan mencari solusi atas permasalahan dari masyarakat.
"Dalam waktu dekat Pemkab Pesibar akan meninjau lokasi tersebut, dan mencari solusi terbaik untuk masyarakat. Inilah gunanya kita hari ini berkumpul untuk sama-sama mencari solusinya" kata Agus. (Nova)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








